Gempa Jepang M 7,1: Aeon Mall Runtuh, Banyak Orang Terjebak
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) — Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,1 mengguncang wilayah barat daya Jepang pada Selasa (28/7) pukul 16.27 waktu setempat. Guncangan kuat menyebabkan kerusakan infrastruktur, pemadaman listrik, serta runtuhnya sebagian pusat perbelanjaan Aeon Mall di Prefektur Kumamoto yang mengakibatkan banyak orang terjebak di dalam gedung.
Dinas Pemadam Kebakaran Jepang menyatakan, sejumlah pengunjung masih terjebak setelah lantai dua pusat perbelanjaan tersebut ambruk. Hingga kini, proses evakuasi masih berlangsung.
Kantor berita NHK melaporkan seorang saksi melihat ledakan disertai kepulan asap sebelum lantai dua bangunan runtuh. Beberapa pengunjung dilaporkan telah dievakuasi ke rumah sakit, sementara jumlah korban masih dalam pendataan.
Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana Jepang kemudian mengonfirmasi bahwa lantai dua sebuah fasilitas komersial di Kumamoto memang mengalami keruntuhan dan menyebabkan banyak orang terjebak.
Selain merusak bangunan, gempa juga mengakibatkan ribuan rumah mengalami pemadaman listrik serta sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan.
Foto udara memperlihatkan sebuah jembatan penyeberangan di wilayah Kumamoto juga runtuh, meski lalu lintas masih dapat melintas melalui jembatan lain yang berada di sisi paralelnya.
Pemerintah Jepang sempat mengeluarkan peringatan tsunami setelah gempa terjadi. Namun, peringatan tersebut dicabut kurang dari satu jam kemudian. Lebih dari 150.000 warga sebelumnya diminta mengungsi ke tempat penampungan sebagai langkah antisipasi.


















