Polisi berjaga di pasar Natal usai tragedi sebuah mobil menabrak kerumunan di Magdeburg, Jerman, Sabtu (21/12/2024). (Foto: Xinhua)
BERLIN, (ERAKINI) - Seorang dokter berusia 50 tahun berasal dari Arab Saudi ditangkap di Kota Magdeburg, Negara Bagian Saxony-Anhalt, Jerman usai menabrakkan mobil di kerumunan Pasar NatalJerman, Jumat (20/12/2024) malam.
Melansir Xinhua, Minggu (22/12/2024), Horst Walter Nopens selaku kepala kantor kejaksaan setempat mengatakan bahwa motifnya masih belum jelas dan polisi belum menetapkan tersangka. Nopens mengatakan salah satu faktor yang mungkin terjadi adalah rasa frustrasi tersangka terhadap penanganan Jerman terhadap pengungsi Saudi.
Diketahui dokter tersebut telah tinggal di Jerman sejak tahun 2006 dan bekerja di kota terdekat. Pihak berwenang mencatat sebelumnya bahwa tersangka sebelumnya tidak diketahui oleh penegak hukum sebagai seorang Islamis.
Menurut kantor berita Jerman dpa, pihak berwenang telah diberitahu tentang pria tersebut sekitar setahun yang lalu. Scholz dan pejabat tinggi lainnya, termasuk Menteri Dalam Negeri Federal Nancy Faeser, tiba di Magdeburg pada hari Sabtu. Faeser memerintahkan pada Sabtu pagi agar semua bendera di semua gedung federal dikibarkan setengah tiang secara nasional.
Upacara peringatan kemudian diadakan Sabtu (21/12/2024) malam di kota Magdeburg, Jerman, untuk mengenang para korban serangan tragis di pasar Natal tersebut. Sebagai informasi, Magdeburg adalah kota berpenduduk sekitar 237.000 jiwa yang terletak di negara bagian Saxony-Anhalt, sekitar 150 km sebelah barat Berlin.
Upacara tersebut berlangsung di katedral kota dan ditujukan terutama untuk keluarga korban, petugas tanggap darurat, dan tamu undangan, termasuk Presiden Federal Frank-Walter Steinmeier. Di luar katedral, para pelayat berkumpul untuk meletakkan bunga dan menyalakan lilin untuk mengenang para korban.
Untuk memperingati tragedi tersebut, lonceng gereja dibunyikan di seluruh Magdeburg pada pukul 19:04. (1804 GMT) -- waktu yang tepat terjadinya serangan.
Sebelumnya telah diberitakan bahwa Pasar Natal di Kota Magdeburg, Negara Bagian Saxony-Anhalt, Jerman, dikejutkan dengan serangan mendadak dari sebuah mobil yang menerobos dan menabrak kerumunan orang. Menurut pihak berwenang, ini merupakan serangan yang disengaja.
Kemeriahan suasana pasar mendadak terhenti karena bunyi sirine layanan darurat. Video dari lokasi kejadian menunjukkan bagian pasar ditutup dengan puing-puing berserakan di tanah. “Ini adalah peristiwa yang mengerikan, khususnya saat ini menjelang Natal,” ujar Gubernur Saxony-Anhalt Reiner Haseloff dilansir kantor berita Jerman dpa.
Haseloff belum bisa memberikan rincian langsung tentang jumlah korban. Sementara surat kabar Jerman Bild melaporkan, sedikitnya 11 orang tewas dalam insiden tersebut. Haseloff menyebutkan pengemudi mobil sudah ditangkap setelah kejadian. Dari hasil pemeriksaan, pelaku diketahui berprofesi sebagai dokter.
"Kami telah menangkap pelakunya. Dia adalah seorang dokter dari Arab Saudi yang bekerja di Saxony-Anhalt, dan dia sudah tinggal di Jerman sejak 2006," jelasny.
Saat ini motif pelaku menabrak kerumunan orang itu masih dalam penyelidikan. Pejabat setempat mengindikasikan tidak ada pihak lain yang terlibat.
Peristiwa ini terjadi pada Jumat (20/12) malam sekitar pukul 19.04 waktu setempat atau Sabtu dini hari. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan sebuah mobil merempuh kerumunan pasar, sehingga menimbulkan kepanikan dan kekacauan.
Rumah Sakit Universitas Magdeburg dilaporkan merawat 10 hingga 20 pasien, dan masih bersiap menghadapi lebih banyak lagi korban. Televisi setempat MDR, menyebutkan hampir 70 korban luka, termasuk 15 orang yang menderita cedera serius.
Adapun insiden ini mirip dengan serangan tragis pada 19 Desember 2016, ketika seorang teroris mengendarai truk ke pasar Natal Berlin, menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 70 lainnya. Pelaku melarikan diri ke Italia dan akhirnya ditembak mati oleh polisi.