Search

AS Klaim Komandan Laut Garda Revolusi Iran Tewas, Serangan Israel Picu Eskalasi Besar

YERUSALEM, (ERAKINI) - Situasi di Timur Tengah kembali memanas setelah komandan angkatan laut Garda Revolusi Iran (IRGC) dilaporkan tewas dalam serangan udara yang dikaitkan dengan Israel pada Rabu (25/3/2026) malam waktu setempat.

Kematian Alireza Tangsiri dikonfirmasi oleh Brad Cooper, pimpinan Komando Pusat AS. Ia menyebut hilangnya tokoh kunci tersebut berpotensi membawa kekuatan laut Iran menuju ‘kemunduran yang tidak dapat dipulihkan’.

Menurut Cooper, rangkaian serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel dalam beberapa pekan terakhir telah melumpuhkan sebagian besar armada utama Iran serta secara signifikan mengurangi kemampuan mereka dalam memproyeksikan kekuatan militer di kawasan.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz menyatakan bahwa operasi udara tersebut berlangsung dengan presisi tinggi dan juga menewaskan sejumlah perwira senior lainnya. Ia menegaskan bahwa target utama merupakan pihak yang bertanggung jawab atas operasi militer, termasuk dugaan aksi penambangan dan penghambatan jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Militer Israel juga mengklaim bahwa kepala intelijen angkatan laut Iran, Behnam Rezaei, turut menjadi korban. Sosok tersebut disebut memiliki peran penting dalam pengumpulan dan analisis intelijen maritim Iran. Hingga saat ini, pihak Iran belum memberikan konfirmasi resmi terkait kabar tersebut.

Dalam beberapa hari terakhir, serangan Israel dilaporkan menargetkan berbagai aset angkatan laut Iran, termasuk kapal perang di Laut Kaspia yang dilengkapi sistem rudal, kapal logistik, serta kapal patroli.

Cooper juga memperingatkan bahwa Amerika Serikat akan terus melanjutkan serangan terhadap target-target militer Iran, khususnya yang berkaitan dengan kekuatan laut. Ia bahkan mengimbau personel angkatan laut Iran untuk meninggalkan posisi mereka guna menghindari risiko korban jiwa.

Meski mengalami kerugian besar, Iran disebut masih memiliki kemampuan asimetris, seperti penggunaan kapal kecil untuk penanaman ranjau serta peluncuran rudal jelajah anti-kapal dari daratan.

Sejak dimulainya operasi gabungan AS-Israel pada 28 Februari, sejumlah tokoh penting Iran dilaporkan tewas, termasuk pemimpin tertinggi Ali Khamenei serta figur berpengaruh lainnya, Ali Larijani. Perkembangan ini semakin meningkatkan ketegangan geopolitik di kawasan dan memicu kekhawatiran akan konflik yang lebih luas.