Ratu Penguasa Terlama di Eropa Margrethe II Mengundurkan Diri
Thomas Pulungan
KOPENHAGEN, (ERAKINI) - Ratu Denmark Margrethe II mengumumkan pengunduran diri secara mengejutkan dalam pidato malam Tahun Baru 2024. Ratu Margrethe II akan turun tahta pada 14 Januari 2024 setelah 52 tahun berkuasa.
“Saya telah memutuskan bahwa sekarang adalah waktu yang tepat. Pada tanggal 14 Januari 2024, 52 tahun setelah saya menggantikan ayah tercinta, saya akan mengundurkan diri sebagai Ratu Denmark," katanya dikutip dari Dailymail, Senin (1/1/2024).
Sang ratu yang terkenal karena perokok beratnya serta selera gayanya yang flamboyan, akan digantikan oleh putra sulungnya, Putra Mahkota Frederik. "Saya serahkan tahta kepada putra saya, Putra Mahkota Frederik," katanya.
Peralihan kekuasaan di Denmark berbeda dengan tradisi kerajaan Inggris setelah Ratu Elizabeth II meninggal. Di Denmark tidak ada upacara penobatan resmi bagi Putra Mahkota Frederik yang berusia 55 tahun. Penobatannya hanya dilakukan di Kastil Amalienborg, Kopenhagen.
Ratu berusia 83 tahun mengambil alih takhta pada tahun 1972. Ia merupakan satu-satunya ratu yang masih berkuasa di dunia dan penguasa terlama kerajaan di Eropa sejak Ratu Elizabeth II meninggal pada 8 September 2022.
Sebagai sebagai kepala monarki Denmark, ratu pemilik nama lengkap Margrethe Alexandrine Þórhildur Ingrid secara hukum juga merupakan pemimpin tertinggi Gereja Denmark dan panglima tertinggi kerajaan.
Pada bulan Februari, dia menjalani operasi punggung yang sukses. “Operasi ini secara alami memunculkan pemikiran tentang masa depan, apakah sudah tiba waktunya untuk menyerahkan tanggung jawab kepada generasi berikutnya,” katanya dalam pidatonya.

















