WHO: 15.000 Warga Palestina Butuh Evakuasi Medis, Israel Masih Tutup Perbatasan di Tengah Gencatan Senjata
Akhmad Baihaqi Arsyad
GAZA, (ERAKINI) - Penderitaan rakyat Palestina di Jalur Gaza belum juga berakhir. Meski gencatan senjata diumumkan, pintu perbatasan Rafah tetap tertutup rapat, membuat sekitar 15.000 warga Palestina yang membutuhkan evakuasi medis darurat terjebak tanpa harapan.
Dalam pernyataannya, Organisasi Kesehatan Dunia () mengungkapkan bahwa ribuan pasien, termasuk anak-anak dan perempuan, berisiko meninggal dunia karena tidak mendapat akses keluar untuk menjalani perawatan di luar Gaza. Rumah sakit yang tersisa di wilayah tersebut kini nyaris lumpuh akibat kekurangan pasokan obat, listrik, dan bahan bakar.

















