Israel melanggar gencatan senjata dan kembali membombardir Gaza. Sebanyak 45 warga Palestina tewas dalam serangan udara brutal sepanjang Minggu (19/10/2025). (Foto: AFP).
GAZA, (ERAKINI) - Kekejaman militer Israel kembali menelan korban jiwa di Jalur Gaza. Sedikitnya 45 warga Palestinatewas dalam serangkaian serangan udara brutal yang terjadi sepanjang Minggu (19/10/2025), sebagaimana dikonfirmasi oleh Pertahanan Sipil dan sejumlah rumah sakit utama di wilayah tersebut.
Serangan ini menandai eskalasi baru dalam konflik berkepanjangan, hanya berselang beberapa hari setelah gencatan senjata sementara yang rapuh dilanggar sepihak oleh Israel, meskipun perjanjian tersebut sebelumnya dimediasi oleh Presiden AS Donald Trump.
Rumah Sakit Kewalahan, Korban Tewas Terus Bertambah
Juru bicara Pertahanan Sipil Gaza, Mahmud Bassal, menyampaikan kepada kantor berita AFP bahwa serangan Israel menyasar berbagai titik padat penduduk, menghancurkan rumah, tenda pengungsi, dan bahkan menargetkan kelompok warga sipil yang tidak bersenjata.
“Sedikitnya 45 syuhada telah jatuh dalam serangan udara yang dilakukan penjajah Israel di seluruh wilayah Gaza,” ujar Bassal.
Berdasarkan laporan medis yang dihimpun dari empat rumah sakit besar di Gaza, berikut rincian jumlah korban tewas sementara:
- RS Al-Awda (Nuseirat): 24 orang tewas, 73 luka-luka
- RS Al-Aqsa: 12 korban jiwa
- RS Nasser (Khan Yunis): 5 korban tewas
- RS Al-Shifa (Gaza City): 4 korban tewas
Anak dan Perempuan Jadi Sasaran, Jurnalis Turut Jadi Korban
Serangan yang dilakukan oleh jet tempur dan drone militer Israel ini menargetkan tidak hanya area strategis, tapi juga lokasi sipil. Berikut beberapa titik serangan yang disebutkan oleh Bassal:
- Zuwaida, Gaza Tengah: 6 warga sipil tewas dalam satu serangan langsung
- Dekat Nuseirat: 6 korban tewas, termasuk anak-anak, serta 13 lainnya luka-luka dalam dua serangan berbeda
- Utara Khan Yunis: Seorang ibu dan dua anak meninggal ketika tenda pengungsi diserang drone
- Zuwaida Barat: Seorang jurnalis dan satu warga sipil tewas dalam serangan udara
- Area Klub Al-Ahli (Nuseirat): 2 korban tewas saat tenda warga dihantam rudal
Sementara itu, militer Israel mengeluarkan pernyataan singkat bahwa mereka tengah memverifikasi laporan korban sipil, dan menyatakan telah menghantam puluhan titik milik Hamas dalam operasi militer terbarunya.
Namun, laporan di lapangan memperlihatkan bahwa mayoritas korban justru adalah warga sipil tak bersenjata, termasuk anak-anak, perempuan, dan pekerja media.
Di tengah penderitaan yang terus meluas di Jalur Gaza, militer Israel pada Minggu (19/10/2025) sore mengklaim telah melanjutkan komitmen terhadap gencatan senjata. Pernyataan ini bertolak belakang dengan kenyataan di lapangan yang menunjukkan serangan masih terus berlangsung, menghancurkan tempat tinggal dan merenggut nyawa warga sipil Palestina.