UNRWA Desak Israel Akui Tanggung Jawab atas Kelaparan di Gaza
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk pengungsi Palestina (UNRWA) mendesak Israel berhenti menyangkal tanggung jawab atas krisis kelaparan yang melanda Jalur Gaza.
“Inilah waktunya bagi otoritas Israel untuk berhenti menyangkal bencana kelaparan yang mereka ciptakan di Gaza,” kata Kepala UNRWA Philippe Lazzarini melalui media sosial, Minggu (24/8/2025).
Lazzarini juga menyerukan semua pihak yang memiliki pengaruh untuk segera bertindak demi mengakhiri krisis kemanusiaan tersebut.
“Semua yang memiliki pengaruh harus memanfaatkannya dengan tekad dan tanggung jawab moral. Setiap jam sangat berarti,” ujarnya.
Klasifikasi Fase Ketahanan Pangan Terpadu (IPC), sebuah pemeringkatan kelaparan global yang disokong PBB, pada Jumat, 22 Agustus, menetapkan bahwa bencana kelaparan telah terjadi di Kegubernuran Gaza. IPC memproyeksikan krisis itu dapat meluas hingga wilayah tengah dan selatan Gaza pada akhir September.
Agresi Israel ke Jalur Gaza yang dimulai pada Oktober 2023 telah menewaskan lebih dari 62 ribu warga Palestina. Serangan udara dan darat juga menyebabkan kehancuran besar yang menimbulkan kematian akibat kelaparan, migrasi paksa, hingga merebaknya penyakit.
















