Puncak Haji 2025: Ratusan Ribu Jemaah Indonesia Mabit di Muzdalifah
Abdul Rahman Ahdori
MAKKAH, (ERAKINI) - Setelah menyelesaikan rangkaian wukuf di Arafah, jemaah haji Indonesia mulai diberangkatkan menuju Muzdalifah, Sabtu (15/6/2025) waktu Arab Saudi (WAS). Pendorongan jemaah dari Arafah dimulai pukul 19.00 WAS.
Dilansir dari situs Kemenag pada Jumat (6/6/2025), sekitar pukul 19.30 WAS, jemaah mulai tiba di Padang Muzdalifah, lokasi yang menjadi tempat pelaksanaan mabit atau bermalam sebelum melanjutkan perjalanan ke Mina.
Petugas haji Indonesia telah membagi area Muzdalifah menjadi sejumlah markas sesuai dengan syarikah atau kelompok layanan masing-masing. Setibanya di lokasi, jemaah diarahkan untuk menempati markas yang telah ditentukan dan segera melaksanakan salat Magrib dan Isya secara jamak.
Di Muzdalifah, jemaah melakukan mabit hingga melewati tengah malam. Selanjutnya, mereka akan bergerak menuju Mina untuk melaksanakan lempar jumrah dan mabit lanjutan di sana.
Selama berada di Muzdalifah, jemaah diimbau untuk memperbanyak doa dan zikir di lokasi yang juga dikenal sebagai Masy’aril Haram. Jemaah tetap dalam kondisi ihram dan wajib menjaga larangan-larangan ihram hingga selesai melontar jumrah aqabah dan melaksanakan tahallul awal. Setelah itu, seluruh larangan ihram akan gugur, kecuali berhubungan suami istri.
Selain bermalam, jemaah juga mengumpulkan kerikil yang akan digunakan untuk melontar jumrah di Jamarat, Mina. Bagi yang belum memperoleh batu kerikil, pihak syarikah telah menyiapkannya.
Cerita Jemaah Muda Dampingi Ibu

















