Total Korban Perang Israel di Gaza: 57.575 Warga Palestina Tewas, 136.879 Orang Luka-Luka
Akhmad Baihaqi Arsyad







Adapun saat ini Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu telah bertemu untuk kedua kalinya dalam 24 jam untuk membahas gencatan senjata di Gaza, tetapi tampaknya tidak ada terobosan.
Selain itu, perundingan gencatan senjata antara Israel dengan Hamas di Doha, Qatar juga tengah berlangsung. Namun, di tengah agenda upaya gencatan senjata tersebut, Israel masih mengebom kamp pengungsi Gaza.
Pasukan Israel terus menggempur Gaza, menghantam sebuah kamp pengungsi setelah seharian serangan yang menewaskan sedikitnya 95 warga Palestina.
PBB telah memperingatkan bahwa krisis bahan bakar di Gaza akibat blokade Israel telah mencapai "titik kritis" dan akan menyebabkan lebih banyak kematian dan penderitaan di wilayah Palestina yang terkepung tersebut.
Hamas mengatakan bahwa Gaza tidak akan menyerah setelah Netanyahu mengatakan ia akan membebaskan tawanan Israel yang tersisa di daerah kantong yang dilanda perang itu dan mengalahkan kelompok Palestina tersebut.
Sebelumnya, seorang ajudan Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengisyaratkan gencatan senjata di Gaza sudah dekat, dengan mengatakan Washington berharap dapat melihat kesepakatan dirampungkan pada akhir minggu ini.
"Kami sedang dalam pembicaraan jarak dekat sekarang, dan kami memiliki empat masalah, dan sekarang tinggal satu setelah dua hari pembicaraan jarak dekat," utusan khusus AS Steve Witkoff mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih pada hari Selasa (8/7/2025).
“Jadi kami berharap bahwa pada akhir minggu ini, kami akan mencapai kesepakatan yang akan membawa kami ke gencatan senjata selama 60 hari.”
Witkoff mengatakan kesepakatan itu akan membebaskan 10 tawanan Israel dan sembilan jenazah. Ia menambahkan bahwa pemerintahan Trump menganggap kesepakatan itu “akan menghasilkan perdamaian abadi di Gaza”.
