PM Israel Bersumpah Bakal Beri Tekanan Lebih ke Hamas untuk Bebaskan Sandera
Akhmad Baihaqi Arsyad







Netanyahu mengancam bakal mengambil tindakan dalam beberapa hari ke depan, tanpa menyebutkan waktu dan tempatnya.
PM Netanyahu mengatakan bahwa pihaknya akan menyerang dengan serangan tambahan, sebagaimana dikutip dalam berita yang disiarkan Xinhua.
"Kami akan menyerang dengan serangan tambahan yang menyakitkan, dan itu akan segera terjadi," ujar PM Netanyahu.
Dikatakan olehnya bahwa dalam beberapa hari ke depan, Israel "akan meningkatkan tekanan militer dan diplomatik terhadap Hamas karena itu merupakan satu-satunya cara untuk membebaskan para sandera dan mencapai kemenangan kami."
Sebelumnya, Netanyahu telah menyatakan bahwa militer Israel akan melakukan serangan darat ke Rafah, meskipun terdapat seruan internasional untuk menahan diri dari tindakan tersebut.
Seruan Internasional kepada Israel agar menahan diri melakukan serangan itu karena diperkirakan serangan tersebut akan memakan korban jiwa besar pada 1 juta lebih warga sipil yang mencari perlindungan di kota bagian selatan Gaza tersebut.
