Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan keterangan pers di Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah, Rabu (3/6/2026). (Foto: MCH 2026).
JEDDAH, (ERAKINI) - Kementerian Haji dan Umrah mengimbau pemerintah daerah (Pemda) untuk tidak menggelar terlalu banyak acara seremonial saat penyambutan haji yang baru tiba dari Tanah Suci.
Imbauan ini disampaikan agar para jemaah dapat segera kembali ke rumah, bertemu keluarga, dan beristirahat setelah perjalanan panjang ibadah haji.
"Mohon dipahami oleh para pejabat di daerah agar tidak terlalu banyak acara-acara seremonial karena jamaah haji kita itu sudah cukup letih, sudah cukup capek agar kemudian bisa dipercepat untuk kembali ke kediamannya masing-masing," ujar Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak di Jeddah, Rabu (3/6/2026).
Dahnil menjelaskan, Kemenhaj telah bekerja sama dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di sejumlah bandara. Dengan sistem tersebut, proses pemeriksaan dokumen tidak lagi dilakukan secara manual karena telah menggunakan teknologi face recognition di gerbang kedatangan.
"Jadi di gate itu langsung dikenali wajahnya, tidak ada pemeriksaan-pemeriksaan lagi, langsung menuju bis dan bisa langsung kembali ke Debarkasi di Asrama Haji. Kemudian kembali ke rumahnya masing-masing," ucap politisi Partai Gerindra itu.
Dahnil juga meminta kepala daerah memahami kondisi jemaah yang umumnya dalam keadaan lelah setelah perjalanan panjang dari Arab Saudi ke Indonesia.
"Jadi kami mohon dengan sangat agar tidak ada lagi acara-acara seremonial yang berlebihan, yang memakan waktu dan menyita energi para jemaah haji," tuturnya.
Selain itu, Kemenhaj juga menginstruksikan kepala kantor wilayah (kanwil) Kemenhaj di seluruh provinsi agar tidak menggelar penyambutan dengan pidato-pidato panjang.
"Supaya kemudian jamaah haji bisa langsung kembali ke rumah, bertemu keluarga dan beristirahat," katanya.
Namun demikian, Dahnil tetap menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan dalam penyelenggaraan haji, baik saat keberangkatan maupun kepulangan jemaah.
"Terima kasih. Pertama, saya ingin menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kepedulian
Pemerintah Daerah dalam hal ini gubernur, bupati, wali kota, semua para pemimpin di daerah
yang sudah banyak memfasilitasi dan membantu jamaah haji kita, baik keberangkatan maupun
kepulangan," ungkap eks dosen Untirta Banten ini.