Teroris Tembaki Kompleks Perusahaan Pertahanan TUSAS di Turki: 4 Tewas, 14 Luka-Luka
Akhmad Baihaqi Arsyad







Hal itu disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Ali Yerlikaya kepada wartawan di lokasi serangan, mengutip Xinhua, Kamis (24/10/2024).
TUSAS adalah perusahaan pertahanan dan penerbangan penting di Türkiye. Perusahaan ini memproduksi KAAN, pesawat tempur nasional pertama di negara itu, dan proyek pertahanan lainnya.
Yerlikaya mencatat bahwa dua teroris, seorang pria dan seorang wanita, telah ‘dinetralkan’ oleh pasukan keamanan segera setelah serangan yang menargetkan kompleks pertahanan utama di pinggiran Ankara.
Sebagai informasi, pemerintah Turki sering menggunakan istilah "netralisasi" dalam pernyataan mereka untuk menyiratkan bahwa orang-orang yang diduga teroris telah menyerah, dibunuh, atau ditangkap.
“Kami sedang berupaya mengidentifikasi para teroris,” katanya, seraya menambahkan bahwa informasi para teroris akan terungkap setelah mereka teridentifikasi.
“Saya mengutuk serangan keji ini. Perjuangan kami akan berlanjut dengan tekad sampai teroris terakhir dinetralisir,” katanya.
Menurut rekaman yang diterbitkan oleh NTV, beberapa teroris datang ke gerbang pusat kompleks dengan menggunakan taksi dan mulai menembaki penjaga dengan senapan mesin. Tayangan televisi menunjukkan gerbang rusak dan terjadi bentrokan di tempat parkir.
Laporan tersebut mengatakan bahwa pasukan keamanan, petugas pemadam kebakaran, dan paramedis dikirim ke kompleks yang terletak di distrik Kahramankazan di ibu kota, dan korban luka telah diangkut ke dua rumah sakit berbeda.
Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang telah mengaku bertanggung jawab atas tindakan serupa di masa lalu. PKK, yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Türkiye, Amerika Serikat, dan Uni Eropa, telah memberontak melawan pemerintah Turki selama lebih dari tiga dekade.
