Jelang Puncak Haji, Arab Saudi Intensifkan Kehadiran Aparat Keamanan
Zunus Muhammad
MEKKAH (ERAKINI) – Pemerintah Arab Saudi mengintensifkan kehadiran pasukan keamanan jelang puncak haji. Hal itu dilakukan untuk mencegah tindak kejahatan dan menjaga keselamatan jemaah haji. Hal itu diungkapkan oleh Direktur Keamanan Publik dan Ketua Komite Keamanan Haji, Letnan Jenderal Mohammad bin Abdullah al-Bassami.
“Rencana umum tugas dan tanggung jawab pasukan keamanan haji tahun ini, disetujui oleh Menteri Dalam Negeri dan Ketua Komite Haji Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Nayef bin Abdulaziz," kata Al-Bassami dalam konferensi pers di Pusat Operasi Keamanan Terpadu (911), Mekah, Arab Saudi, dikutip dari Antara, Jumat (23/6/2023).
Rencana itu, lanjut Al-Bassami, untuk memastikan adanya tanggapan cepat dan langkah tepat dalam mencegah aksi kejahatan, memerangi pencopetan, dan segala bentuk gangguan yang memengaruhi keamanan dan keselamatan jemaah haji.
Pihaknya juga menekankan penerapan prinsip pencegahan dan keselamatan haji dengan mengatur lalu lintas di pusat kendali keamanan di pintu masuk kota suci Mekah dan tempat-tempat suci lainnya untuk memperlancar pergerakan kendaraan, jalan utama, dan pejalan kaki.
Baca juga: Alhamdulillah, 99.211 Jemaah Haji Gelombang II Tiba di Arab Saudi
Sementara itu, Komandan Pasukan Darurat Khusus Kepresidenan Keamanan Negara, Mayor Jenderal Muhammad bin Maqbool Al-Omari menjelaskan bahwa Pasukan Darurat Khusus bekerja untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Makkah Al-Mukarramah, Al-Madinah Al-Munawwarah, dan ibukota.
Selain itu, pasukan itu juga digelar untuk memastikan keselamatan para tamu negara, mencegah pelanggar aturan haji, mengatur pergerakan orang banyak, dan mengatur kerumunan.
“Pusat Operasi Haji juga diselenggarakan untuk mengkoordinasikan upaya relawan yang bekerja sama dengan lembaga pemerintah dalam mengatasi keadaan darurat.” tutupnya.
















