Kamboja Desak Gencatan Senjata dengan Thailand Usai Puluhan Orang Tewas
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Kamboja mendesak gencatan senjata dengan Thailand setelah konflik perbatasan menewaskan sedikitnyai 32 orang dan memaksa hampir 200.000 warga mengungsi.
Dilansir BBC, Duta Besar Kamboja untuk PBB, Chhea Keo, mengatakan bahwa negaranya mengajukan permintaan gencatan senjata tanpa syarat, seraya menambahkan bahwa Phnom Penh juga menginginkan penyelesaian damai atas sengketa tersebut.
Hingga kini, Thailand belum memberikan komentar publik atas usulan tersebut dan menolak upaya mediasi dari pihak ketiga. Sebelumnya, pemerintah Thailand telah memberlakukan status darurat militer di delapan distrik yang berbatasan langsung dengan Kamboja.
Sedikitnya 32 orang, terdiri dari tentara dan warga sipil, dilaporkan tewas, sementara hampir 200.000 orang mengungsi di kedua negara Asia Tenggara yang saling menuduh telah melepaskan tembakan lebih dulu pada Kamis lalu.
Pada Sabtu, militer Thailand melaporkan bahwa pasukan Kamboja melancarkan serangan baru di wilayah pesisir selatan, namun berhasil dipukul mundur oleh angkatan laut Thailand.


















