Ini 6 Negara dengan Waktu Puasa Terlama di Dunia pada Ramadan 2025!
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Bulan suci Ramadan bagi umat Islam telah dimulai di seluruh dunia. Umat Islam yang menjalankan puasa akan menahan diri dari makan, minum dan segala hal yang membatalkan puasa mulai terbit fajar sampai terbenam matahari.
Karena letak geografis negara yang berbeda-beda, maka hal itu akan berpengaruh terhadap durasi waktu puasa. Untuk tahun 2025 ini, variasi durasi puasa berkisar antara 12 hingga 16 jam.
Melansir Aljazeera, Selasa (4/3/2025), umat Islam yang tinggal di negara-negara paling selatan di dunia, seperti Chili atau Selandia Baru, akan berpuasa selama sekitar 13 jam, sementara mereka yang tinggal di negara-negara paling utara, seperti Islandia atau Greenland, akan berpuasa selama 16 jam atau lebih pada hari-hari terpanjang mereka.
Bagi umat Islam yang tinggal di Belahan Bumi Utara, jumlah jam puasa akan sedikit lebih pendek pada tahun ini dan akan terus berkurang hingga tahun 2031, yaitu tahun di mana Ramadan akan mencakup titik balik matahari musim dingin, yaitu hari terpendek dalam setahun.
Setelah itu, jam puasa akan meningkat di belahan bumi utara hingga titik balik matahari musim panas, hari terpanjang dalam setahun. Sementara bagi umat Islam yang berpuasa dan tinggal di selatan khatulistiwa, hal sebaliknya akan terjadi.


















