Ledakan di Bar Resor Ski saat Perayaan Tahun Baru 2026: Puluhan Orang Tewas dan 100 Lebih Luka-luka
Thomas Pulungan







Peristiwa tragis itu terjadi di bar Le Constellation. Komandan Polisi Kanton Valais, Frederic Gisler, mengatakan, puluhan orang meninggal dunia dalam insiden tersebut. Hingga kini, aparat masih melakukan proses identifikasi korban dan pemberitahuan kepada keluarga.
“Proses ini membutuhkan waktu. Untuk saat ini masih terlalu dini memberikan angka korban yang lebih pasti,” ujar Gisler dalam konferensi pers, dilansir kantor berita AP.
Jaksa Agung Kanton Valais, Beatrice Pilloud, menyebut penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Tim ahli belum bisa memasuki puing bangunan yang hangus terbakar. “Tidak ada indikasi serangan dalam bentuk apa pun,” tegas Pilloud.
Pihak berwenang menyebut kebakaran itu sebagai embrasement generalise, istilah pemadam kebakaran untuk menggambarkan kondisi ketika api memicu pelepasan gas mudah terbakar yang kemudian menyala secara eksplosif. Dalam istilah internasional, fenomena ini dikenal sebagai flashover atau backdraft.
Kepala pemerintahan regional Valais, Mathias Renard, mengatakan perayaan yang seharusnya menjadi momen kebersamaan berubah menjadi tragedi. “Malam ini seharusnya menjadi perayaan, tetapi justru berubah menjadi mimpi buruk,” ucapnya.
Besarnya jumlah korban membuat unit perawatan intensif (ICU) dan ruang operasi di rumah sakit regional dengan cepat mencapai kapasitas penuh. Helikopter dan ambulans dikerahkan untuk mengevakuasi para korban, termasuk sejumlah warga negara asing. “Kami sangat terpukul oleh peristiwa ini,” kata Gisler.
Pemerintah setempat sebelumnya telah melarang penggunaan kembang api pada malam Tahun Baru karena minimnya curah hujan selama sebulan terakhir. Di tengah ramainya wisatawan ski di kawasan tersebut, otoritas mengimbau warga agar lebih berhati-hati dalam beberapa hari ke depan guna mencegah insiden lain yang dapat membebani layanan medis.
Crans-Montana terletak di jantung Pegunungan Alpen Swiss, sekitar 40 kilometer di utara Gunung Matterhorn dan 130 kilometer di selatan Zurich. Wilayah dengan sekitar 10.000 penduduk ini berada pada ketinggian hampir 3.000 meter di atas permukaan laut.
Kota Crans-Montana sendiri baru terbentuk pada 1 Januari 2017 setelah penggabungan beberapa kota kecil. Selain dikenal sebagai destinasi wisata, pemerintah setempat tengah berupaya mengembangkan kawasan ini sebagai pusat penelitian dan pengembangan teknologi tinggi.
Crans-Montana juga merupakan salah satu lokasi utama balap ski alpen Piala Dunia dan dijadwalkan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Ski Alpen pada Februari 2027. Dalam beberapa pekan ke depan, resor ini akan menggelar ajang downhill terakhir bagi atlet putra dan putri sebelum Olimpiade Milan–Cortina 2026.
Selain olahraga musim dingin, Crans-Montana juga dikenal sebagai destinasi golf kelas dunia. Klub Crans-sur-Sierre rutin menggelar turnamen European Masters setiap Agustus di lapangan dengan panorama Pegunungan Alpen.
