140 Petugas PPIH Disiapkan untuk Fasilitasi Badal Haji bagi Jemaah yang Wafat
Akhmad Baihaqi Arsyad
MAKKAH, (ERAKINI) – Sebanyak 140 petugas disiapkan untuk memfasilitasi badal haji bagi jemaah haji Indonesia yang wafat. Hal itu disampaikan oleh Kepala Bimbingan Ibadah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Zaenal Muttaqin.
Menurutnya, pemerintah Indonesia terus berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi jemaah haji, termasuk dengan memfasilitasi pelaksanaan badal haji bagi jemaah yang tidak dapat melaksanakan wukuf di Arafah karena telah wafat.
“Bagi jemaah yang telah meninggal dunia sebelum wukuf di Arafah, pemerintah Indonesia akan memfasilitasi pelaksanaan badal haji atau mereka akan dibadal hajikan,” kata Zaenal di depan Kantor Urusan Haji Daerah Kerja Makkah pada Rabu (14/5/2025).
Zaenal menyampaikan bahwa berdasarkan data yang tercatat, ada sebanyak 140 petugas PPIH yang disiapkan untuk badal haji tersebut. “Saat ini, telah didata sekitar 140 petugas PPIH, baik dari kloter maupun non-kloter yang berada di Arab Saudi, untuk bersiap melaksanakan badal haji,” katanya.
Adapun kriteria jemaah yang dibadalkan hajinya, lanjut dia, antara lain yang meninggal dunia sebelum pelaksanaan ibadah haji baik saat berada di embarkasi atau embarkasi antara, dalam perjalanan ke Arab Saudi, ataupun setelah tiba di Madinah atau Mekah, tetapi belum sempat wukuf di Arafah..
















