JAKARTA, (ERAKINI) - Mantan Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (12/3/2026) petang. Mengetahui hal itu, ribuan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) menangis sedih di depan Gedung KPK sembari meneriakkan seruan 'KPK Dholim'.
Gus Yaqut pada pukul 18.45 WIB tampak mengenakan rompi orange dan dibawa ke mobil tahanan. Sementara ribuan anggota Banser masih bertahan di depan gedung KPK, meneriakkan pembelaan hingga membakar kaus 'KPK'.
Selain itu, Banser menyerukan bakal mendatangkan massa yang lebih besar dan gerakkan kader dari berbagai daerah. Pantauan Erakini di lokasi, hingga pukul 19.03 ribuan Banser masih berorasi di depan gedung KPK.
Sebelumnya, bacaan Shalawat Nariyah turut menggema Kamis (12/3/2026) sore. Suasana depan KPK yang biasanya ramai dengan kendaraan pun berubah menjadi lebih sunyi, haru sekaligus khidmat. Beberapa anggota Banser yang datang dari Jakarta, Banten dan Jawa Barat tampak meneteskan air mata. Mereka turut larut dan menghayati salawat untuk mendoakan Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) yang tengah menjalani pemeriksaan di dalam gedung Merah Putih itu.
Para anggota Banser turut melantunkan Salawat Nariyah juga menggelar istihashah yang dimpimpin Pengasuh Ponpes Al Huda Doglo, Boyolali KH Aunullah A'la Habib, Lc (Gus Aun). Para anggota Banser tampak khusyuk hingga pembacaan doa. "Semoga doa-doa kita dikabulkan oleh Alla SWT, InsyaAllah kebenaran akan datang," ujar Gus Aun.
Selain menggelar doa bersama, para anggota Banser juga mendengarkan orasi yang disampaikan oleh para aktivis GP Ansor baik dari pimpinan pusat maupun wilayah. Mereka duduk rapi di jalan depan gedung KPK dengan pengawalan para anggota Provost Banser.
Sebelumnya, Gus Yaqut mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
"Saya hadiri undangan penyidik KPK bismillah," ujar Gus Yaqut saat ditanya wartawan di depan gedung KPK, Kamis (12/3/2026).
Tampak hadir bersama Tim Hukumnya, Gus Yaqut berjalan menuju pintu masuk Gedung KPK. Ia mengatakan bahwa kedatangan dirinya bersama tim adalah kesempatan untuk memberikan keterangan terkait kasus yang menimpanya. "Ini kesempatan saya memberikan keterangan," ujar Gus Yaqut singkat.