JAKARTA, (ERAKINI) - Allâhumma shalli shalâtan kâmilatan wa sallim salâman tâmman `alâ sayyidinâ Muḫammadinil-ladzi tanḫallu bihil-`uqadu wa tanfariju bihil-kurabu wa tuqdlâ bihil-ḫawâiju wa tunâlu bihir-raghâ’ibu wa ḫusnul-khawâtimi wa yustasqal-ghamâmu biwajhihil-karîmi wa `alâ âlihi wa shaḫbihi fî kulli lamḫatin wa nafasin bi`adadi kulli ma`lûmilak.
Bacaan Shalawat Nariyah itu tak henti dilantunkan sekitar 1.000 anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di halaman Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, (12/3/2026) sore. Suasana depan KPK yang biasanya ramai dengan kendaraan pun berubah menjadi lebih sunyi, haru sekaligus khidmat. Beberapa anggota Banser yang datang dari Jakarta, Banten dan Jawa Barat tampak meneteskan air mata. Mereka turut larut dan menghayati salawat untuk mendoakan Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) yang tengah menjalani pemeriksaan di dalam gedung Merah Putih itu.
Selain melantunkan Salawat Nariyah, para anggota Banser juga menggelar istihashah yang dimpimpin Pengasuh Ponpes Al Huda Doglo, Boyolali KH Aunullah A'la Habib, Lc (Gus Aun). Para anggota Banser tampak khusyuk hingga pembacaan doa.
" Semoga doa-doa kita dikabulkan oleh Alla SWT, insya Allah kebenaran akan datang," ujar Gus Aun.
Selain menggelar doa bersama, para anggota Banser juga mendengarkan orasi yang disampaikan oleh para aktivis GP Ansor baik dari pimpinan pusat maupun wilayah. Mereka duduk rapi di jalan depan gedung KPK dengan pengawalan para anggota Provost Banser.