Ilustrasi - BMKG menyampaikan, 4 wilayah Indonesia diimbau siaga adanya potensi hujan lebat dan 13 lainnya waspada angin kencang hingga 17 Juli 2025. (Foto: Pixabay).
JAKARTA, (ERAKINI) – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau sejumlah wilayah waspada dan siaga hujan lebat dan angin kencang hingga 17 Juli 2025.
Sebagaimana siaran pers BMKG soal prospek cuaca periode 15-17 Juli 2025, 4 wilayah yang diimbau siaga hujan lebat yaitu Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Papua Tengah. Sementara 13 wilayah yang diimbau waspada adanya potensi angin kencang yaitu Aceh, Kep. Riau, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, NTB, NTT, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Papua Selatan.
BMKG menyebut bahwa sekitar 39% Zona Musim (ZOM) di Indonesia sudah masuk musimkemarau. Hal tersebut berdasarkan pemantauan terkini dari BMKG hingga dasarian I Juli 2025. Berikut ini wilayah-wilayah yang sudah masuk musimkemarau, dilansir Erakini melalui laman resmi BMKG, Rabu (16/7/2025)!
- Aceh,
- Sumatera Utara,
- Sumatera Barat,
- Bengkulu,
- Riau,
- Kepulauan Riau,
- Jambi,
- Sumatera Selatan,
- Sebagian kecil Lampung.
- Beberapa bagian Banten,
- Sebagian Jawa Barat,
- Jawa Tengah,
- Jawa Timur,
- Sebagian kecil Bali,
- Nusa Tenggara Barat (NTB),
- Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sementara itu, lanjut BMKG, wilayah lain yang turut mengalami awal musimkemarau yaitu:
- Sebagian kecil Kalimantan Selatan,
- Sulawesi Selatan,
- Papua Barat,
- Papua.
“Peningkatan persentase wilayah yang memasuki kemarau, terpantau seiring dengan penguatan angin monsun Australia. Oleh karena itu, diprakirakan dalam sepekan kedepan, angin monsun Australia diprediksi cenderung sesuai dengan normalnya, sehingga berpotensi meningkatkan persentase wilayah yang memasuki musimkemarau,” kata BMKG.
Berdasarkan data terkini yang dihimpun melalui sistem observasi dan peringatan dini BMKG, terpantau kejadian hujan dengan intensitas sangat lebat hingga ekstrem (di atas 100 mm/hari) pada tanggal 12 Juli 2025 di beberapa wilayah, antara lain Jawa Timur (177,4 mm/hari) dan Maluku (105,1 mm/hari).
“Walaupun, sebagian besar wilayah telah memasuki periode musimkemarau, potensi hujan lebat hingga ekstrem masih melanda beberapa wilayah, khususnya sebagian Sumatera, dan Jawa bagian dalam sepekan kedepan,” kata BMKG.