Wamenpar Ni Luh menuturkan, festival budaya tersebut menjadi satu-satunya perwakilan dari Kabupaten Lumajang yang terpilih dalam program unggulan dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
KEN, lanjut Ni Luh, merupakan program tahunan Kemenparekraf yang bertujuan untuk mengkurasi dan mendukung event-event daerah berkualitas. Melalui program ini, Kemenparekraf ingin memperluas daya tarik wisata daerah serta mendorong pertumbuhan pariwisata berkelanjutan yang berbasis potensi lokal.
“Event daerah seperti ini tidak hanya menarik, tapi juga merepresentasikan kekayaan budaya lokal. Melalui eksposur yang luas, destinasi wisata seperti Lumajang bisa semakin dikenal, baik oleh wisatawan nusantara maupun mancanegara,” kata Ni Luh dalam keterangannya, Selasa (1/6/2025).
Dia lantas mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan festival berbasis budaya tersebut.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Lumajang, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam event ini. Untuk pertama kalinya, Segoro Topeng Kaliwungu terpilih sebagai bagian dari Karisma Event Nusantara,” ujar Ni Luh Puspa.
Lebih lanjut, Wamenpar menekankan pentingnya konsistensi Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk terus mengembangkan Segoro Topeng Kaliwungu agar bisa kembali masuk dalam daftar KEN pada tahun-tahun mendatang.
“Selamat kepada Ibu Bupati dan seluruh masyarakat Lumajang. Kami berharap event ini terus tumbuh dan menjadi motor penggerak ekonomi pariwisata lokal,” ujar Wamenpar.
Dalam kesemptan yang sama, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyambut baik terpilihnya festival tersebut dalam KEN 2025. Ia berharap capaian ini dapat meningkatkan eksposur Lumajang, tidak hanya lewat wisata alam seperti Tumpak Sewu, tetapi juga melalui seni dan budaya masyarakatnya.
“Masuknya event ini ke KEN menjadi momentum untuk memperkenalkan Lumajang secara lebih luas. Kami optimistis wisatawan akan semakin banyak berkunjung,” kata Indah.
Sebagai informasi, Kharisma Event Nusantara digelar pada 28–29 Juni 2025. Dalam acara tersebut, Segoro Topeng Kaliwungu menampilkan pertunjukan budaya kolosal yang memadukan keindahan alam Pantai Watu Pecak dengan kekayaan seni tradisi, terutama Tari Topeng Kaliwungu yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda.
Mengusung tema Mystical of Kaliwungu, festival ini mengangkat kembali eksistensi seni Topeng Kaliwungu sebagai simbol identitas budaya lokal. Tak hanya menjadi tontonan, acara ini juga menjadi ruang pelestarian, edukasi, serta pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat pesisir Lumajang.
Hadir dalam acara tersebut sejumlah anggota DPR RI dari Komisi II, VI, dan X; perwakilan DPRD Jawa Timur; unsur Forkopimda dari Kabupaten Lumajang dan Kota Malang; serta kepala dinas pariwisata se-Jawa Timur. Wamenpar turut didampingi Asisten Deputi Event Nasional Kemenparekraf, Ni Komang Ayu Astiti.