Pemudik Arah Sumatera Melonjak, Menhub Minta Maaf Tak Maksimal Beri Pelayanan
Abdul Rahman Ahdori
CILEGON, (ERAKINI) - Pemudik ke Sumatera pada tahun 2024 mengalami lonjakan cukup tinggi. Bahkan, karena tingginya volume kendaraan ribuan pemudik sempat terjebak macet hingga 7 kilometer. Atas kejadian ini layanan mudik 2024 ke Sumatera banyak dikeluhkan.
Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi meminta maaf tidak maksimal dalam memberi pelayanan. Namun, dia menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya menjalankan tugas yang terbaik termasuk dalam mengurai kemacetan.
"Pertama tentu kita lihat karena kenaikan yang luar biasa daripada jumlah penumpang, maka sebagian tidak bisa dilayani secara maksimal. Oleh karenanya kami mohon maaf dan Insyallah dengan kedatangan hari ini, cara bertindak yang disampaikan oleh Pak Menko akan mengurai kemacetan," katanya, Minggu (7/4/2024).
Menhub Budi Karya juga mengapresiasi sejumlah pihak yang telah bekerja keras membantu dalam penyeberangan. Pemerintah pusat, kata dia, akan terus berkoordinasi bersama dengan pihak-pihak terkait.
"Kedua saya mengapresiasi para stake holder, Kapolda, ASDP, Gubernur, Kapolres, Pelindo yang sudah ada di sini yang memang saya berkoordinasi jam 1 jam 2 kita koordinasikan," tuturnya.
Lebih lanjut, Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, jumlah pemudik via Pelabuhan Merak dan Ciwandan mengalami kenaikan drastis. Jumlah kenaikannya mencapai 65 persen.
"Karena angka penyeberangan ini mengalami angka yang drastis, Pak Dirjen melaporkan 65 persen ada kenaikan. Tentu saja ini pasti di dalam pelayanan kita pasti akan ada perubahan," ujar dia.
















