Efisiensi Anggaran, BGN Siapkan Kantin Sekolah untuk Dapur MBG
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) – Badan Gizi Nasional (BGN) membuka opsi pemanfaatan kantin sekolah sebagai dapur MBG (Makan Bergizi Gratis). Langkah ini menjadi bagian dari strategi efisiensi untuk mengurangi kebutuhan pembangunan dapur baru dan menekan penggunaan anggaran negara.
Kepala BGN Nanik S Deyang mengatakan, pemanfaatan kantin sekolah dapat diterapkan di wilayah terpencil maupun daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang memiliki jumlah siswa relatif sedikit.
Menurut Nanik, pembangunan dapur baru tidak selalu menjadi pilihan yang efektif jika jumlah penerima manfaat di suatu wilayah tidak terlalu banyak.
"Misalnya di Lombok Barat, saya pernah ke satu pulau yang jumlah muridnya hanya 119 orang. Tidak mungkin juga didirikan dapur baru, tetapi di situ ada kantin. Jadi kantin itu bisa digunakan," kata Nanik usai dilantik menjadi Kepala BGN di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026), dikutip dari Antara.
Selain kantin sekolah, BGN juga mempertimbangkan penggunaan fasilitas yang sudah tersedia, termasuk dapur umum yang dibangun melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Ia mencontohkan sebuah pulau di Raja Ampat yang hanya memiliki sekitar 115 murid, tetapi telah memiliki dapur umum yang dibangun melalui program CSR Pertamina.
















