Search

Ratusan Petugas Haji 2026 Berangkat, Wamenhaj: Wakafkanlah Diri Sepenuhnya Bertugas di Tanah Suci

JAKARTA, (ERAKINI) - Ratusan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1447 H/2026 M gelombang pertama yang tergabung dalam Daerah Kerja (Daker) Bandara dan Madinah bersiap untuk berangkat menjalankan tugas di Tanah Suci.

Keberangkatan ini ditandai dengan upacara Pembekalan dan Pelepasan PPIH Arab Saudi yang dipimpin oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (17/4/2026).

"Hari ini, kesempatan ini saya gunakan untuk mengingatkan semua untuk mampu mempersiapkan kesiapan mental untuk mengelola emosi, mengelola rohani agar kekuatan fisik kita ditopang oleh kekuatan rohani. Tantangan saudara-saudara tidak mudah, karena ada konflik goepolitik. Wakafkanlah diri anda sepenuhnya untuk menunaikan tugas di Tanah Suci. Ujung tombak dari suksesnya Haji 2026 adalah anda semuanya," pesan Wamenhaj, Jumat (17/4/2026).

Adapun PPIH gelombang pertama yang terdiri dari para petugas pelinjam atau perlindungan jamah dan petugas-petugas lainnya akan dilepas oleh Wamenhaj pukul 11.00 WIB dan penerbangan dijadwalkan pukul 16.00 WIB. Beberapa hari kemudian, akan ada petugas yang berangkat lagi dan sebelumnya sudah ada tim advan atau tim pendahulu yang berangkat tanggal 13 April yang lalu.

"Hari ini mereka diterbangkan ke Madinah. Mereka adalah para petugas yang akan bertugas lebih lama dibandingkan dengan petugas yang lainnya. Rata-rata akan bertugas selama 70 hari di Saudi Arabia. Mereka terdiri dari para petugas pelinjam atau perlindungan jamah dan petugas-petugas lainnya," katanya.

Wamenhaj menegaskan agar para petugas haji betul-betul memegang amanah dan melaksanakannya dengan baik selama di Tanah Suci. Petugas haji akan dipersiapkan skema-skema kontingensi. Artinya, skema-skema kedaruratan, nanti tim, ini kan sebagian besar yang berangkat pertama adalah tim pelinjam atau perlindungan jamah. Mereka terdiri dari TNI, Polri, kemudian ada teman-teman wartawan yang juga bertugas dan teman-teman yang bertugas di bandara. Jadi memang untuk kontingensi plan atau kemudian kedaruratan nanti di sana tim akan dipersiapkan

 "Ini adalah misi suci, buat diri anda semuanya, buat keluarga anda, buat agama. Hari ini anda akan berangkat, kami titip sepenuhnya amanah dari negara, amanah dari Allah SWT, amanah dari jemaah haji," katanya.

Dahnil berpesan kepada para petugas untuk tetap kompak, dan tetap menjaga kesehatan. Ia memastikan musim haji 2026 ini menjadi sejarah baru haji Indonesia. "Kami berharap teman-teman jaga kesehatan, itu yang paling utama. Kemudian kedua jaga kesiapan mentalnya karena 70 hari itu waktunya sangat lama, terutama teman-teman wartawan, teman-teman yang dari masyarakat umum. Kalau teman-teman tentara dan polisi udah biasa mereka operasi 3 bulan segala macam. Cuman teman-teman wartawan mungkin kemudian dari masyarakat umum yang menjadi petugas, tapi kan mereka juga sudah dilatih ya selama 1 bulan ini berharap mereka siap," ujarnya.

Dahnil juga mengingatkan agar petugas haji untuk tidak flexing atau pamer dan terlalu banyak main handphone di sana. Fokusnya ke jemaah. "Ya, jadi saya berharap teman-teman petugas itu fokus pada tugasnya untuk mendampingi dan menjaga jemaah. Jadi tidak perlu tadi flexsing segala macem, pamer kegiatan.

Namun demikian, untuk siar, pihaknya mendorong agar mengabarkan, menyiarkan dan mengedukasi. Pihaknya menganjurkan seluruh petugas melakukan edukasi via sosial media, kabar-kabar baik kemudian memastikan informasi yang baik dan dibutuhkan oleh jemaah agar bisa sampai ke jemaah dan keluarganya. "Jadi kan keluarga di tanah air butuh informasi-informasi yang menenangkan mereka dan yang menjaga kondisi mereka," katanya.

Terkait dengan adanya gejolak geopolitik, Wamenhaj menyampaikan bahwa kerajaan Saudi Arabia memastikan semuanya baik-baik saja dan menjamin proses perhajian tahun ini bisa berjalan dengan baik.

"Sampai dengan hari ini, pemerintah kerajaan Saudi Arabia memastikan semuanya baik-baik saja. Semuanya bisa dikendalikan dan mereka menjamin dan proses perhajian tahun ini bisa berjalan dengan baik. Dan saya berkeyakinan seluruh negara yang sedang berkonflik hari ini itu memahami bahwasannya haji 2026 ini ada pesan perdamaian, kan haji itu sejatinya pesan perdamaian. Ada pesan kestaraan, ada pesan perlindungan terhadap perempuan, ada pesan tidak menyakiti, bahkan tumbuh-tumbuhan dan hewan tidak boleh disakiti, jadi ada pesan perdamaian," jelasnya.

Sebagai informasi, jemaah haji yang berangkat tahun 2026 ini ada sebanyak 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus. Kloter pertama dari Indonesia resmi diberangkatkan pada 22 April 2026 mendatang.