Otak Sindikat Uang Palsu di UIN Makassar Ditangkap, 18 Tersangka Terlibat!
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Polisi berhasil meringkus otak kasus sindikat uang palsu di UIN Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan pada Kamis (19/12/2024). Hingga Rabu (1/1/2025) total ada 18 tersangka yang diamankan polisi.
Orang yang disebut-sebut sebagai otak di balik kasus tersebut yaitu Annar Salahuddin Sampetoding (ASS), pengusaha yang berperan sebagai pemberi ide, penyandang dana, dan pembeli mesin cetak uang palsu.
"Pelaku adalah inisial ASS, di mana perannya yang bersangkutan adalah pertama pemberi ide, kemudian yang ikut modalin, kemudian ikut membeli mesin, dan pemberi perintah," ungkap Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan, Irjen Yudhiawan Wibisono dalam konferensi pers yang digelar, Kamis (19/12/2024), seperti dikutip erakini Rabu (1/1/2025).
Ia menuturkan, sindikat ini terbongkar berkat penyelidikan intensif dan koordinasi antara pihak kepolisian. Polisi kini terus mendalami jaringan ini untuk mengungkap lebih lanjut siapa saja yang terlibat dalam peredaran uang palsu yang telah meresahkan masyarakat tersebut.
“Kini polisi telah menetapkan 18 tersangka dalam kasus sindikat uang palsu yang beroperasi di UIN Alauddin Makassar,” tuturnya.
Irjen Yudhiawan mengatakan, dipimpin oleh pengusaha Annar Salahuddin Sampetoding (ASS) dan Kepala Perpustakaan UIN Alauddin Makassar, Andi Ibrahim alias AI.

















