Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menunjuk Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakasad (tengah) menggantikan Letjen TNI Tandyo Budi Revita. Foto: Instagram/@salehmustafa91
JAKARTA, (ERAKINI) - Panglima TNIJenderal Agus Subiyanto menunjuk sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat () menggantikan Letjen TNI Tandyo Budi Revita. Letjen Saleh memiliki panjang dari pasukan elite Kopassus, komando teritorial, hingga menjadi orang nomor 2 di TNI AD.
Pengangkatan itu tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep 1102/VIII/2025 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia, tertanggal 15 Agustus 2025.
Sejak muda, Saleh memang sudah dikenal disiplin dan berprestasi. Ia menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Ternate sebelum akhirnya masuk Akademi Militer (Akmil) dan lulus pada tahun 1991 atau satu angkatan dengan Jenderal Agus Subiyanto.
Setelah lulus dari Akmil, ia memperdalam keahlian infanteri lewat berbagai pendidikan lanjutan, mulai dari Sesarcab Infanteri, Dik PARA, Dik PARA Utama, hingga Dik Komando pada 1992. Pendidikan ini membekalinya sebagai prajurit pasukan elite Kopassus.
Tidak berhenti di situ, Saleh terus mengasah diri melalui Diklapa I dan II, Dikreg Seskoad, serta pendidikan tingkat tinggi seperti Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI) dan Lemhannas RI. Dengan bekal itu, ia semakin matang dalam memimpin satuan maupun merumuskan strategi pertahanan.
Kariernya di lapangan pun menanjak seiring waktu. Saat berpangkat Letnan Kolonel, Saleh sudah dipercaya memimpin Yon 23 Grup 2 Kopassus serta menjabat Waasops Danjen Kopassus.
Pada tahun 2012, Saleh naik pangkat menjadi Kolonel dan dipercaya memimpin Grup 1 Kopassus (2012-2013). Kemudian naik jabatan sebagai Asops Kasdam Iskandar Muda (2013-2015).
Setelah mengikuti Sesko TNI (2015-2016), Saleh sempat menjadi Pamen Ahli Kopassus Bidang Pendidikan dan Latihan (2016), dan kemudian dipercaya sebagai Danrem 132/Tadulako (2016-2017).
Kariernya pun terus menanjak. Ia pecah bintah atau Brigadir Jenderal (Brigjen) saat dipercaya menjabat Wadanpussenif Kodiklatad (2017-2019). Setelah itu, ia menduduki posisi Kasdam Jaya (2019-2021).
Saleh kemudian naik pangkat Mayor Jenderal (Mayjen) dan dipercaya menjadi Kaskogabwilhan II (2021-2022). Kariernya semakin moncer dan ditunjuk menduduki posisi Pangdam XVII/Cenderawasih (2022-2023), hingga Kaskostrad (2023) setelah sempat menjabat Pa Sahli Tk III Kasad Bidang Sosbudkum HAM dan Narkoba.
Saleh pun pecah bintang 3 alais Letnan Jenderal (Letjen) saat didapuk sebagai Pangkostrad (2023-2024), sebuah jabatan prestisius yang hanya diemban oleh perwira terpilih.
Namun, jabatan ini hanya dia emban selama 4 bulan. Pada tahun yang sama, pria yang ramah dan mudah senyum ini dipercaya menjabat Irjen TNI hingga sekarang. Kini ia mengemban tugas baru. Dari anak ternate, Saleh ia berdiri di pucuk kepemimpinan TNI sebagai orang nomor dua di matra darat. Selamat bertugas, Jenderal!