JAKARTA, (ERAKINI) - Abituren Akademi Militer (Akmil) 1998 kian menyala. Jumlah alumni Akmil 1998 yang sudah pecah bintang alias jenderal kini bertambah menjadi 10 orang, tiga di antaranya jebolan SMA Taruna Nusantara.
Terbaru adalah Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Sabdono Budi Wiryanto dan Brigjen TNI Herlambang Bayu Kusuma. Brigjen Sabdono mendapatkan promosi jabatan sebagai Asisten Teritorial Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Aster Kostrad).
Sementara Herlambang Bayu Kusuma diangkat sebagai Asisten Intelijen Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Asintel Kaskogabwilhan III). Promosi jabatan keduanya tercantum dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1080/IX/2024 tertanggal 11 September 2024.
Sebelumnya, 8 lulusan Akmil 1998 sudah terlebih dahulu pecah bintang. Dengan promosi jabatan ini menjadikan Sabdono Budi Wiryanto dan Herlambang Bayu Kusuma sebagai jenderal kesembilan dan kesepuluh dari Akmil lulusan 1998. Dari jumlah itu, tiga nama merupakan alumni SMA Taruna Nusantara Magelang tahun 1995 (TN 3).
Berikut daftar alumni Akmil 1998 yang sudah pecah bintang di satuan TNI AD:
1. Brigjen Mohammad Imam Gogor Agnie Aditya
Brigjen Mohammad Imam Gogor merupakan perwira tinggi TNI AD yang saat ini menjabat sebagai Dosen Tetap Universitas Pertahanan (Unhan).
Pria kelahiran 16 Februari 1977 tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan penting. Dia adalah mantan Ajudan Presiden RI Joko Widodo. Dia pernah menjabat Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Asisten Personel Kaskostrad.
Mohammad Imam Gogor menamatkan Pendidikan tingkat atas di SMA Taruna Nusantara Magelang dan lulus tahun 1995. Ia kemudian masuk Akmil dan lulus 1998.
2. Brigjen Dwi Sasongko
Brigjen Dwi Sasongko sejak 24 Juli 2024 menjabat sebagai Wakil Asisten Latihan Bidang Perencanaan Latihan (Waaslat) KSAD Bidang Kerja Sama Militer (Kermamil).
Alumni SMA Taruna Nusantara tahun 1995 ini sebelumnya menjabat Komandan Resimen Taruna (Danmentar) Akmil. Pria kelahiran 30 November 1976 ini merupakan lulusan terbaik dan penerima Adhi Makayasa Akmil 1998 yang berasal dari kecabangan korps Infanteri.
3. Brigjen Andre Julian
Brigjen Inf Andre Julian sejak 24 Juli 2024 menjabat sebagai Asisten Personalia Kepala Staf Kostrad (Aspers Kaskostrad). Pria kelahiran 3 Juli 1977 sebelumnya menjabat Wakil Komandan Resimen Taruna (Wadanmentar) Akmil.
Andre Julian juga merupakan alumni SMA Taruna Nusantara tahun 1995 dan lulusan Akmil 1998. Saat berpangkat Kolonel, Andre terpilih menjadi komandan upacara pelantikan Perwira TNI dan Polri Tahun 2023 di Halaman Istana Merdeka pada 26 Juli 2023.
4. Brigjen Anan Nurakhman
Brigjen Anan Nurakhman sejak 29 November 2023 menjabat sebagai Kepala Kelompok Staf Ahli Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Kapok Sahli Danpusterad).
Pria kelahiran 21 Desember 1976 merupakan lulusan Akmil 1998 dari kecabangan Infanteri (Kopassus). Brigjen Anan merupakan alumni SMA Negeri 4 Surakarta tahun 1994. Sebelum di posisi sekarang, ia menjabat Komandan Korem 061/Surya Kencana.
5. Brigjen Fierman Sjafirial Agustus
Fierman Sjafirial Agustus saat ini menjabat Danrem 064/Maulana Yusuf. Ia meraih pangkat jenderal bintang satu sejak 17 November 2023 setelah Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menugaskan dirinya menjadi Danrem 064/Maulana Yusuf sesuai SK Panglima TNI Nomor Kep/1324/XI/2023.
Pria kelahiran 17 Agustus 1976 ini merupakan lulusan Akmil 1998 dari kecabangan Infanteri Kopassus. Jabatan terakhir jenderal bintang satu ini adalah Ajudan Wakil Presiden Indonesia.
6. Brigjen Aulia Dwi Nasrullah
Brigjen Aulia Dwi Nasrullah sejak 18 Desember 2023 didapuk sebagai Asisten Operasi Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Asops Kaskogabwilhan III).
Pria kelahiran 28 Agustus 1977 ini merupakan lulusan Akmil 1998 dari kecabangan Infanteri Kopassus. Sebelum menjabat sebagai Asops Kaskogabwilhan III, ia menduduki posisi sebagai Komandan Sekolah Menengah Candra Akademi TNI.
7. Brigjen Wahyu Yudhayana
Brigjen Wahyu Yudhayanam sejak 24 Juli 2024 menjabat sebagai Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kapuspenad).
Pria kelahiran Semarang, 28 Agustus 1976, ini merupakan lulusan Akmil 1998 dari kecabangan Korps Infanteri Raider. Ia dikenal sebagai perwira Infanteri Raider yang memiliki beragam pengalaman tugas operasi.
Sejak awal berkarir di TNI-AD, Wahyu sudah ditugaskan di wilayah konflik. la tercatat pernah menduduki jabatan penting dan strategis di matra darat, seperti menjadi Komandan Distrik Militer (Dandim) 0501/Jakarta Pusat dan 0501/Jakarta Barat. Terakhir ia menjabat sebagai Kapuskodalops TNI AD (2023-2024).
8. Brigjen Andy Setiawan
Andy Setiawan resmi menyandang pangkat Brigadir Jenderal TNI sejak 24 Juli 2024 setelah menjabat sebagai Komandan Resor Militer 174/ATW di Merauke, Kodam XVII/Cenderawasih (Kodam XVII/Cen).
Lulusan Akmil 1998 ini sebelumnya menjabat sebagai Komandan Pusat Pendidikan Zeni Pusziad (Danpusdikzi Pusziad).
9. Brigjen Herlambang Bayu Kusuma
Herlambang Bayu Kusuma mendapat promosi menjadi Brigjen per 11 September 2024 setelah ditunjuk menjadi Asisten Intelijen Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Asintel Kaskogabwilhan III).
Sebelumnya, ia menjabat sebagai Paban V/Inteltek Sintelad. Ia juga pernah menjabat Komandan Batalyon 33 Grup 3 Kopassus, dan Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Korem 172/Praja Wira Yakthi.
10. Brigjen Sabdono Budi Wiryanto
Brigjen Sabdono Budi Wiryanto pecah bintang setelah mendapat promosi jabatan sebagai Asisten Teritorial Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Asisten Teritorial Kaskostrad) sejak 11 September 2024.
Sabdono merupakan lulusan Akmil 1998 dan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Dikreg LIV tahun 2016. Ia berasal dari kecabangan Infanteri yang menghabiskan sebagian besar kariernya di satuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Selama karier militernya, Brigjen Sabdono pernah menjabat sebagai Komandan Kodim 1804/Kaimana dari 2018 hingga 2019, dan sebagai Dan Grup 2/Sandi Yudha dari 2021 hingga 2023.
Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Wakil Asisten Strategi (Waaster) Kaskostrad. Ketika menjabat sebagai Dan Grup 2/Kopassus, ia terkenal karena kemampuannya dalam mematahkan besi.