Search

Siap-siap! Kementrans Siapkan 1.100 Beasiswa Patriot dari 7 Kampus

JAKARTA, (ERAKINI) - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menyiapkan Beasiswa Patriot kepada mahasiswa dari tujuh kampus. Target penerima tahun ini sekitar 1.000 hingga 1.100 mahasiswa.

Ketujuh kampus, yakni Universitas Indonesia (UI), IPB University, Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Diponegoro (Undip), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Para penerima Beasiswa Patriot akan terjun langsung ke kawasan transmigrasi sebagai Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang bertugas menjadi tim pendahulu (advance) untuk melakukan pemetaan potensi wilayah. Mereka akan belajar di Kampus Patriot yang berlokasi di kawasan transmigrasi untuk menciptakan solusi yang dihadapi para transmigran.

“Kami ingin betul-betul mencetak SDM (Sumber Daya Manusia) yang sangat unggul, bukan lagi SDM yang unggul, tetapi yang sangat unggul,” ujar Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara dalam keterangannya dikutip Senin (19/1/2026).

Iftitah mengungkapkan, Beasiswa Patriot rencananya diluncurkan secara perdana pada bulan depan. Saat ini tahapan seleksi para penerima beasiswa masih didiskusikan dengan berbagai pihak terkait. 

Berdasarkan pembahasan awal, nantinya calon penerima beasiswa disyaratkan untuk terlebih dahulu diterima di salah satu dari tujuh perguruan tinggi negeri mitra.

“Baru setelah itu ada tes pusatnya. Nah, tes pusatnya ini kami akan dalami secara psikologinya (dari masing-masing pendaftar),” jelasnya.

Seleksi tersebut menilai peta jalan (roadmap) yang disusun oleh para peserta terkait rencana jenjang karir (career path) yang akan mereka tempuh selama menjalani pendidikan hingga setelah lulus kuliah.

“Termasuk kami akan perhatikan roadmap-nya yang bersangkutan (calon peserta), juga path career-nya itu seperti apa ke depannya. Jadi, kami ingin mendapatkan sumber daya manusia yang betul-betul nanti bisa diharapkan ikut memberikan perubahan yang lebih baik (bagi masyarakat transmigran),” ucap Iftitah.

Para penerima Beasiswa Patriot nantinya akan menempuh pendidikan di tiga Kampus Patriot yang tengah dibangun oleh Kementrans, yakni di Batam, Kepulauan Riau; Mamuju, Sulawesi Barat; dan Merauke, Papua Selatan. Tiga lokasi tersebut dipilih berdasarkan potensi ekonomi masing-masing daerah.

Iftitah menuturkan, Batam memiliki potensi pengembangan industri, perikanan, dan kelautan. Lalu, Mamuju memiliki potensi pengembangan industri logam tanah jarang (rare-earth metals) dan pertanian. Sementara Merauke memiliki potensi pengembangan pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan.

Pihaknya kini tengah mengebut pembahasan mengenai detail teknis pelaksanaan program beasiswa yang rencananya diluncurkan bulan depan tersebut.

“Nanti akan kami diskusikan lebih intens terkait dengan program studi, insentif, juga syarat-syarat yang harus dipenuhi. Kemudian juga nanti langkah-langkah selanjutnya. Yang pasti akan kami launching (luncurkan) pada bulan depan, Insya Allah,” imbuhnya.