Kegiatan retret Kabinet Merah Putih di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, ternyata dibiayai oleh uang pribadi Presiden Prabowo Subianto, bukan anggaran negara. Foto: Intagram @prabowo
Ia mengungkapkan Presiden Prabowo membiayai sendiri kegiatan yang digagasnya itu. "Pak Prabowo yang membiayainya sendiri," ujar Karding dikutip dari antaranews, Senin (28/10/2024).
Diketahui, retret Kabinet Merah Putih berlangsung di Akmil dari Jumat (25/10) hingga Minggu (27/10). Prabowo sengaja membawa anggota kabinet ke Lembah Tidar Akmil Magelang untuk digembleng. Prabowo pun mengungkap alasan mengapa memilih Lembah Tidar untuk penggemblengan.
“Saya sengaja memilih Lembah Tidar untuk mengajak pimpinan pemerintah Republik Indonesia untuk lima tahun yang akan datang. Saya jelaskan kepada mereka bahwa Lembah Tidar ini bagian dari suatu wilayah perjuangan panjang,” ujar Prabowo.
Prabowo menjelaskan makna dan nilai sejarah Lembah Tidar sebagai simbol perjuangan panjang bangsa Indonesia dalam melawan penjajah. Ia juga mengingatkan bahwa tempat ini pernah menjadi saksi sejarah perlawanan Sultan Agung dan Pangeran Diponegoro terhadap penjajah.
“Ini adalah pusatnya ksatria-ksatria. Karena ksatria adalah mereka yang dari sejak remaja memilih hidup dalam pengorbanan,” ungkap Presiden.
Dengan semangat juang yang diwariskan, Presiden Prabowo berharap generasi penerus tetap menjaga nilai-nilai kepahlawanan dan kepemimpinan yang kokoh demi masa depan bangsa.
Retreat ini pun memberikan kesan positif dari para jajaran anggota kabinet. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan retreat Kabinet Merah Putih semakin memperjelas orientasi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
"Acara ini keren banget. Sangat menyenangkan dan menggembirakan. Pertama, saya merasa retreat ini menambah kejelasan visi, misi dan tujuan serta orientasi pemerintahan yang dipimpin Pak Prabowo," kata Raja Juli.
Raja Juli mengatakan orientasi pemerintahan Prabowo-Gibran adalah kesejahteraan rakyat dan kemandirian bangsa. Sesi retreat diperkuat oleh sesi-sesi materi oleh para menteri dan kepala badan yang memberikan orientasi pemerintahan ke depan.
Hal senada dikatakan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Ia mengatakan retreat Kabinet Merah Putih membentuk dan menciptakan para anggotanya menjadi super team untuk dapat memecahkan berbagai masalah negara.
"Nomor satu, kompak. Tidak ada Superman yang ada super team. Semua itu anak buah Presiden, tidak ada yang jagoan sendirian. Semua koordinasi," kata Maruarar.