Search

Ketua Forum Kanwil: Klarifikasi Sekjen Kemenag Cerminkan Keseriusan Negara Hadir untuk Guru Madrasah Swasta

BANJARMASIN, (ERAKINI) - Ketua Forum Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) se-Indonesia, Muhammad Tambrin, menegaskan bahwa klarifikasi sekaligus permohonan maaf yang disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menjalankan pembinaan terhadap guru madrasah swasta.

Tambrin, yang juga menjabat sebagai Kepala Kanwil Kemenag Kalimantan Selatan, menilai tidak tepat apabila pernyataan Sekjen Kemenag dalam rapat bersama DPR dimaknai sebagai bentuk pengabaian tanggung jawab negara terhadap guru madrasah swasta. Menurutnya, klarifikasi yang disampaikan justru memperkuat komitmen Kementerian Agama dalam mendukung dan memberdayakan para pendidik di lingkungan madrasah swasta.

“Klarifikasi dan permohonan maaf yang disampaikan Bapak Sekjen justru menegaskan bahwa Kementerian Agama tetap berkomitmen melakukan pembinaan dan penguatan peran guru madrasah swasta sebagai bagian penting dari sistem pendidikan nasional,” ujar Tambrin di Banjarmasin, Senin (2/2/2026).

Guru madrasah swasta, kata dia, memiliki kontribusi besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya dalam penguatan nilai keagamaan dan karakter peserta didik di daerah. Oleh karena itu, perhatian dan pembinaan dari pemerintah tetap menjadi bagian dari kebijakan Kementerian Agama.

Di tingkat daerah, lanjut dia, Kanwil Kemenag Kalimantan Selatan secara berkelanjutan terus melaksanakan berbagai program pembinaan, peningkatan kompetensi, serta penguatan kelembagaan madrasah, termasuk madrasah swasta, sesuai dengan ketentuan dan kemampuan anggaran yang tersedia.

“Sinergi antara kebijakan pusat dan pelaksanaan di daerah terus kami perkuat agar guru madrasah swasta tetap mendapatkan pendampingan dan ruang peningkatan kualitas secara berkelanjutan,” jelasnya.

Tambrin mengajak seluruh pihak untuk menyikapi persoalan ini secara proporsional dan menjadikannya sebagai momentum memperkuat komunikasi serta dialog konstruktif demi kemajuan pendidikan madrasah. “Mari kita jaga suasana yang kondusif dan saling memahami. Fokus kita adalah meningkatkan mutu pendidikan madrasah dan kesejahteraan para pendidik,” pungkas Tambrin.

Tambrin berharap, setelah ada klarifikasi dari Sekjen Kemenag, tidak terjadi lagi kesalahpahaman di tengah masyarakat. Sebab, Kementerian Agama akan terus bekerja keras dalam membina dan memajukan pendidikan madrasah, baik negeri maupun swasta.