Momen-momen Spesial dan Segudang Rekor Ronaldo 23 Tahun Bersama Timnas Portugal
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) — Cristiano Ronaldo resmi mengakhiri perjalanan 23 tahun bersama Timnas Portugal. Megabintang sepakbola dunia berusia 41 tahun itu menutup karier internasional dengan 146 gol dari 234 penampilan.
Ronaldo mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional pada Kamis (5/11/2026), sekaligus menutup pengabdian selama 23 tahun yang dipenuhi prestasi, rekor, dan momen bersejarah.
Keputusan tersebut disampaikan Ronaldo melalui sebuah video emosional yang diunggah di media sosial. Dalam pesannya ia menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Portugal sekaligus berpamitan dengan seragam kebanggaan bernomor punggung 7 yang selama ini identik dengan dirinya.
"Selama 23 tahun, saya mendapat kehormatan dan tanggung jawab untuk mengenakan, membela, serta membawa seragam ini ke stadion-stadion di seluruh dunia. Hari ini, waktunya tiba untuk menyerahkannya kepada generasi berikutnya," kata Ronaldo dilansir ESPN, Jumat (11/2026).
Dia mengakui keputusan tersebut tidak mudah karena perjalanan bersama Portugal bukan sekadar urusan karier, melainkan juga melibatkan ikatan emosional.
"Perjalanan yang dimulai pada Agustus 2003 dan mengubah hidup saya selamanya kini telah berakhir," ujarnya.
Ronaldo mengakhiri karier internasional dengan catatan luar biasa. Dia mencetak 146 gol dalam 234 penampilan, menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah sepak bola internasional putra.
Tidak hanya itu, Ronaldo juga mencatatkan rekor sebagai pemain pertama yang mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berbeda. Catatan tersebut semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu pesepak bola terbesar sepanjang masa.
Meski pengumuman pensiun ini datang setelah hubungan yang kurang harmonis dengan tim pelatih, perjalanan Ronaldo bersama Portugal tetap menjadi salah satu kisah paling sukses dalam sejarah sepak bola negara tersebut.
Pada Oktober 2026, Ronaldo dikabarkan meninggalkan pemusatan latihan setelah mendapat informasi bahwa dirinya tidak akan menjadi starter dalam pertandingan Portugal melawan Denmark di UEFA Nations League. Namun, situasi tersebut tidak menghapus sederet pencapaian yang telah dia persembahkan selama lebih dari dua dekade.
Debut Menggantikan Luis Figo
Perjalanan Ronaldo bersama tim nasional dimulai ketika usianya baru 18 tahun. Dia menjalani debut pada 20 Agustus 2003 dalam pertandingan persahabatan melawan Kazakhstan.
Momen debut tersebut terasa istimewa karena Ronaldo masuk menggantikan Luis Figo pada awal babak kedua. Pergantian itu seolah menjadi simbol pergantian generasi antara dua bintang besar Portugal.
Portugal akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 melalui gol Simão.
Namun, Ronaldo harus menunggu hingga penampilan internasional kedelapannya untuk mencetak gol perdana.
Gol tersebut lahir saat Portugal menghadapi Yunani pada fase grup Euro 2004. Ronaldo mencetak gol sundulan pada menit ke-93, meski Portugal akhirnya kalah 1-2.
Portugal kemudian melaju hingga final, tetapi kembali dikalahkan Yunani. Meski gagal menjadi juara, Ronaldo tampil impresif dengan torehan dua gol dan dua assist sehingga masuk dalam tim terbaik turnamen.
Piala Dunia 2026 dan Kontroversi Wayne Rooney Dua tahun kemudian, Ronaldo menjalani debut di Piala Dunia 2006 di Jerman. Portugal berhasil mencapai semifinal dan akhirnya menempati posisi keempat. Ronaldo hanya mencetak satu gol sepanjang turnamen, tetapi namanya menjadi sorotan setelah insiden kontroversial saat menghadapi Inggris di perempat final.
Dalam pertandingan yang harus ditentukan melalui adu penalti tersebut, Ronaldo terlibat perselisihan dengan rekan setimnya di Manchester United, Wayne Rooney.
Ronaldo mendesak wasit mengusir Rooney setelah pemain Inggris itu melakukan pelanggaran terhadap Ricardo Carvalho. Setelah Rooney mendapat kartu merah, Ronaldo tertangkap kamera mengedipkan mata ke arah bangku cadangan Portugal.
Momen tersebut menjadi salah satu kejadian paling dikenang dalam perjalanan Portugal di Piala Dunia 2006.
Euro 2016, Gelar Bersejarah Portugal
Puncak pengabdian Ronaldo bersama Portugal terjadi pada Euro 2016 di Prancis.
Dia menjadi salah satu pemain kunci yang membawa Portugal meraih gelar juara Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Ronaldo mencetak dua gol pada fase grup, termasuk gol spektakuler melalui tendangan tumit saat menghadapi Hungaria. Dia kemudian kembali mencatatkan namanya di papan skor ketika Portugal mengalahkan Wales pada semifinal.
Namun, perjalanan Ronaldo di final melawan tuan rumah Prancis tidak berjalan mulus.
Baru bermain sekitar 25 menit, dia mengalami cedera lutut yang memaksanya meninggalkan lapangan dengan tandu. Ronaldo sempat berusaha melanjutkan pertandingan, tetapi tidak mampu menahan rasa sakit.
Meski tidak bisa bermain, Ronaldo tetap memberikan kontribusi besar dari pinggir lapangan. Dia berulang kali memberikan instruksi dan membakar semangat rekan-rekannya hingga pertandingan memasuki babak tambahan.
Portugal akhirnya memastikan gelar juara setelah Éder mencetak gol pada menit ke-109.
Ronaldo kemudian meluapkan kegembiraannya bersama rekan-rekan setim di ruang ganti. Gelar tersebut menjadi trofi internasional utama pertama Portugal sekaligus salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya.
Hat-trick Sensasional Kontra Spanyol
Ronaldo juga memiliki sejumlah penampilan fenomenal ketika menghadapi tim-tim besar dunia.
Salah satu yang paling dikenang terjadi saat Portugal menghadapi Spanyol pada fase grup Piala Dunia 2018 di Rusia.
Dalam pertandingan tersebut, Ronaldo mencetak tiga gol atau hat-trick untuk menyelamatkan Portugal dari kekalahan. Gol ketiganya lahir melalui tendangan bebas spektakuler pada menit-menit akhir pertandingan yang membuat skor berakhir imbang 3-3.
Saat itu, Ronaldo berusia 33 tahun dan menjadi pemain tertua yang mencetak hat-trick dalam sejarah Piala Dunia.
Penampilan tersebut memperlihatkan kemampuannya untuk tetap menjadi pembeda dalam pertandingan besar, sekaligus memperkuat reputasinya sebagai salah satu pemain paling menentukan di level internasional.
Dua Kali Juara UEFA Nations League
Setelah membawa Portugal menjuarai Euro 2016, Ronaldo kembali mempersembahkan gelar internasional melalui UEFA Nations League.
Portugal menjadi juara edisi perdana pada 2019 setelah mengalahkan Belanda di partai final. Ronaldo yang bertindak sebagai kapten juga mengakhiri fase final turnamen sebagai pencetak gol terbanyak.
Enam tahun kemudian, Portugal kembali mengangkat trofi UEFA Nations League 2025.
Ronaldo turut mencetak gol dalam pertandingan final melawan Spanyol. Portugal akhirnya memastikan gelar juara setelah memenangkan adu penalti.
Dua gelar tersebut semakin melengkapi koleksi prestasi Ronaldo bersama tim nasional.
Pecahkan Rekor Gol Internasional Ali Daei
Salah satu warisan terbesar Ronaldo adalah rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah sepak bola internasional putra.
Rekor tersebut mulai diukir pada 2021 ketika Ronaldo mencetak dua gol ke gawang Republik Irlandia dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia.
Dua gol itu membuat koleksinya bersama Portugal mencapai 111 gol, melampaui rekor legenda Iran, Ali Daei, yang sebelumnya bertahan dengan 109 gol.
Ronaldo kemudian terus memperlebar jarak dengan para pesaingnya.
Saat pensiun, dia mengoleksi 146 gol dari 234 pertandingan internasional. Catatan tersebut unggul 20 gol atas Lionel Messi yang berada di posisi kedua dengan 126 gol dari 208 penampilan bersama Argentina.
Gol terakhir Ronaldo dalam catatan internasionalnya disebut tercipta ketika menghadapi Kroasia pada Piala Dunia tahun sebelumnya.
Dengan pensiunnya Ronaldo, Portugal kini harus memulai era baru tanpa sosok yang selama lebih dari dua dekade menjadi ikon, kapten, sekaligus mesin gol utama tim nasional.
Kepergiannya bukan sekadar kehilangan seorang pencetak gol, melainkan berakhirnya sebuah generasi yang telah mengubah sejarah sepak bola Portugal.
146 gol, 234 pertandingan, dua gelar UEFA Nations League, dan satu trofi Euro menjadi warisan yang akan sulit disamai. Cristiano Ronaldo pergi, tetapi namanya akan tetap menjadi bagian penting dari sejarah sepak bola dunia.

















