Seragan udara Amerika Serikat (AS) terhadap tiga fasilitas utama pada akhir pekan lalu tidak serta merta menghancurkan seluruh kemampuan nuklir Iran.
Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB untuk Urusan Politik Rosemary DiCarlo menyerukan diplomasi dan dialog untuk memastikan sifat damai program nuklir Iran.
PBB menyebut bahwa kelaparan ekstrem akan meningkat di 13 titik rawan global selama beberapa bulan mendatang.
Komisi Independen PBB menyatakan Israel telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan berupa pemusnahan dengan menyerang warga sipil Palestina yang berlindung di sekolah-sekolah dan masjid di Gaza.
PBB mengatakan bahwa mereka hanya dapat membawa sedikit tepung ke Gaza sejak Israel mencabut blokade bantuan 3 minggu lalu dan sebagian besar telah dijarah.
Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan, masyarakat internasional memiliki kewajiban untuk melakukan segala daya upaya guna mengupayakan solusi 2 negara untuk konflik antara Israel dan Palestina.
AS kembali memveto resolusi DK PBB soal gencatan senjata Gaza dengan alasan, DK PBB gagal memberi sanksi terhadap Hamas atas perannya dalam memicu konflik.
Kepala HAM PBB Volker Turk memperingatkan bahwa tindakan Israel di Gaza merupakan unsur kejahatan paling serius menurut hukum internasional.
Kelompok bantuan kemanusiaan untuk Gaza yang didukung AS menghentikan distribusi bantuan hari ini. Sementara PBB memberikan suara pada tuntutan gencatan senjata Israel-Hamas.
Sekjen PBB Antonio Guterres mengutuk pembunuhan lebih dari 30 warga Palestina yang mencari makanan di pusat distribusi bantuan kontroversial yang didukung AS di Gaza.
Ngeri! 2,3 juta warga Gaza menghadapi kelaparan dahsyat. PBB menyebut bahwa Gaza adalah tempat paling lapar di Bumi.
PBB menyebut, pemblokiran bantuan pangan oleh Israel untuk warga Palestina yang kelaparan di Gaza dalam upaya untuk memindahkan penduduk secara paksa merupakan kejahatan perang.
Ribuan warga Palestina menyerbu gudang bantuan di Gaza di tengah krisis kelaparan yang parah.
Kelompok bantuan yang didukung AS disebut telah memulai operasi di Gaza, namun PBB menyebut bahwa pihaknya tak ada informasi soal kebenaran pengiriman tersebut.
Tiba-tiba, pimpinan kelompok bantuan kontroversial untuk Gaza yang didukung Amerika Serikat (AS) mundur.