IAEA: Iran Bisa Bikin Lagi Senjata Nuklir dalam Waktu Singkat
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Iran diyakini memiliki kekuatan untuk kembali membuat senjata nuklir dalam waktu singkat. Seragan udara Amerika Serikat (AS) terhadap tiga fasilitas utama pada akhir pekan lalu tidak serta merta menghancurkan seluruh kemampuan nuklir Iran.
“Terus terang, tidak bisa dikatakan semuanya telah lenyap dan tidak ada yang tersisa,” ujar Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA), lembaga nuklir di bawah naungan PBB,
Rafael Grossi, dilansir BBC, Minggu (29/6/2026).
Grossi mengatakan bahwa serangan udara AS terhadap tiga lokasi nuklir Iran memang menyebabkan kerusakan parah. Namun tidak seperti klaim Presiden AS Donald Trump, bahwa fasilitas nuklir Iran telah dihancurkan sepenuhnya.
Israel sebelumnya melancarkan serangan terhadap situs nuklir dan militer di Iran pada 13 Juni. AS kemudian ikut campur dengan menjatuhkan bom ke tiga fasilitas nuklir utama Iran, yakni Fordo, Natanz, dan Isfahan.
Namun sejak itu, sejauh mana kerusakan sebenarnya masih belum jelas. Berbicara kepada CBS News, mitra media BBC di AS, Grossi mengatakan bahwa Teheran dapat memutar kembali beberapa deret sentrifugal dan mulai menghasilkan uranium yang diperkaya dalam hitungan bulan.

















