DPR meminta kepada semua pihak tidak mengkaitkan penganiayaan yang dialami relawan Ganjar-Mahfud dengan netralitas TNI.
TKN Prabowo-Gibran meminta kepastian kepada Bawaslu Kota Jakarta Pusat terkait ada atau tidaknya pemanggilan terhadap Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka.
Hari ke-36 kampanye Capres RI Prabowo Subianto menghadiri acara di Ponpes Zainul Hasan Probolinggo, sementara Cawapres pasangannya Gibran ngantor seperti biasanya di Balai Kota Surakarta.
Pada hari ke-36 masa kampanye, Capres Anies Baswedan mengosongkan jadwal untuk beraktivitas, sementara Cawapres Cak Imin akan berdialog dengan warga pesisir di kawasan Jakarta Utara.
Capres RI nomor urut 3 Ganjar Pranowo akan mengunjungi Pabrik Mainan JSP Demak, Jateng, sementara, Cawapres pendampingnya Mahfud MD akan berziarah ke makam Bung Hatta.
Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran turut prihatin atas peristiwa penganiayaan oleh oknum TNI terhadap relawan Ganjar-Mahfud di Boyolali
Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud Andika Perkasa membantah pernyataan Dandim Boyolali soal penganiayaan relawan di Boyolali.
Setelah ramai dibahas di media sosial, akhirnya Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menanggapi perihal penganiayaan relawan Ganjar oleh oknum prajurit di Boyolali. Apa katanya?
TKN Prabowo-Gibran kirimi surat ke KPU. Mereka enggan TV MNC Group melakukan monopoli siaran langsung debat ketiga.
Cawapres nomor urut 1 Abdul Muhaimin Iskandar kampanye kepada para petani di Malang. Dalam kesempatan itu, Cak Imin janji tuntaskan masalah pertanian di 2024. Bisa?
Sejumlah relawan Ganjar-Mahfud dikeroyok oleh anggota TNI. Apa kata Ketua Umum Barikade 98 selaku TPN?
Kampanye hari ke-35, Capres Prabowo Subianto mengosongkan jadwal sementara Cawapres Gibran melanjutkan kampanye di Sragen, Jateng mulai dari blusukan ke pasar hingga mendengar aspirasi warga.
Kader PPP yang mendukung pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) RI nomor urut 2 Prabowo Subinto-Gibran Rakabuming Raka bakal dipecat.
Kisruh Timnas AMIN masih terus bergulir, wah kenapa lagi ya. Hati-hati loh!
Gus Miftah mengakui sempat kesulitan mengajak para Bu Nyai masuk ke ranah politik. Emang iya?