Pasukan Israel kembali merenggut nyawa puluhan warga Palestina. Sebanyak 74 orang tewas di Gaza saat mencari makan akibat tembakan dan serangan Israel.
Israel luncurkan 50 serangan udara di Gaza usai militer mengeluarkan ancaman evakuasi paksa, yang menimbulkan kekhawatiran akan serangan yang lebih intensif.
Usai mengklaim kemenangan negaranya atas Iran, PM Israel Benjamin Netanyahu yakin akan mengalahkan Hamas dan membebaskan seluruh sandera di Gaza.
Presiden AS Donald Trump meyakini bahwa gencatan senjata antara Israel dengan Hamas di Gaza sudah dekat. Trump menyebut bahwa gencatan senjata mungkin terjadi minggu depan.
Prospek gencatan senjata yang disebut semakin dekat, namun korban tewas terus berjatuhan di Gaza. Terbaru 34 orang tewas akibat serangan Israel.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas meminta Presiden AS Donald Trump menghentikan perang Israel-Hamas di Gaza.
Sebuah ledakan bom menewaskan 7 tentara Israel di Gaza tepatnya di Kota Khan Younis ketika kendaraan lapis baja mereka terkena bahan peledak.
Ngeri! Perang di Gaza telah menewaskan lebih dari 56.000 warga Palestina. Terbaru Israel membunuh 43 orang pada Senin (23/6/2025).
Tembakan tank Israel telah menewaskan 45 warga Palestina yang menunggu truk bantuan di Gaza.
Berikut ini update jumlah korban perang di Gaza. Sebanyak lebih dari 55.300 warga Palestina telah tewas sejak kampanye Israel dimulai.
Komisi Independen PBB menyatakan Israel telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan berupa pemusnahan dengan menyerang warga sipil Palestina yang berlindung di sekolah-sekolah dan masjid di Gaza.
Hamas harus menyerahkan persenjataannya untuk mengakhiri perang di Gaza, kata Presiden Palestina Mahmoud Abbas.
Mantan Perdana Menteri (PM) Israel mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump harus memberi tahu Benjamin Netanyahu untuk menyudahi perang di Gaza.
PBB mengatakan bahwa mereka hanya dapat membawa sedikit tepung ke Gaza sejak Israel mencabut blokade bantuan 3 minggu lalu dan sebagian besar telah dijarah.
Pasukan Israel mencegat kapal bantuan Madleen di perairan internasional saat menuju wilayah Gaza, ada apa?