UNRWA pada Senin (21/4/2025) mengatakan, hampir 600 anak-anak telah terbunuh dalam serangan Israel di Jalur Gaza sejak bulan Maret 2025 lalu.
64 orang tewas dalam serangan Israel di Gaza sejak fajar pada hari Jumat (18/4/2025), dan korban terus bertambah, menurut informasi dari sumber medis setempat.
Kejam! Serangan Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 58 warga Palestina dalam satu hari saat umat Kristen merayakan Jumat Agung.
Hamas menolak upaya terbaru Israel untuk merundingkan kembali gencatan senjata Gaza karena sedikitnya 43 warga Palestina tewas dalam serangan udara.
15 warga Palestina tewas dalam serangan Israel di Gaza di tengah upaya negosiasi. Hamas sudah menyatakan siap menukar semua sandera dengan warga Palestina yang dipenjara.
Hamas sebut pihaknya siap bebaskan seluruh sandera Israel yang tersisa dan ditukar dengan sejumlah warga Palestina yang dipenjara oleh Israel demi akhiri perang di Gaza.
Menteri Pertahanan Israel Katz mengatakan, pasukan Israel akan tetap berada di zona penyangga yang telah mereka buat di Gaza bahkan setelah penyelesaian apa pun.
Israel mengajukan usulan gencatan senjata terbaru di Gaza. Berikut ini poin-poinnya!
Mesir menyampaikan bahwa Israel mengajukan untuk gencatan senjata Gaza kepada Hamas. Namun, menurut seorang pejabat senior Hamas, sedikitnya 2 poin usulan tersebut tidak dapat diterima.
Hamas menyatakan siap membebaskan semua sandera Israel dengan imbalan pertukaran tahanan yang serius dan menjamin bahwa Israel akan mengakhiri perang di Gaza.
Komandan Angkatan Udara Israel memecat para anggota aktif yang ikut menandatangani surat desakan kepada pemerintah Israel untuk segera mengakhiri perang di Jalur Gaza.
Israel makin brutal melakukan gempuran dan pengeboman di Gaza. Terbaru sedikitnya 37 orang tewas dalam serangan di Jalur Gaza pada hari Minggu (13/4/2025).
Ratusan mantan pejabat tinggi badan intelijen Israel, Mossad, menerbitkan petisi pada Minggu (13/4) malam yang menyerukan segera diakhirinya perang di Gaza.
Serangan rudal Israel menghantam sebuah gedung di dalam Rumah Sakit Baptis Arab Al-Ahli Gaza pada hari ini, Minggu (13/4/2025) dan menghancurkan departemen gawat darurat.
Setidaknya 500 anak-anak Palestina menjadi korban jiwa dalam serangan udara dan pemboman intensif yang dilakukan Israel sejak berakhirnya gencatan senjata dengan Hamas bulan lalu.