Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar dalam pembukaan STQH Nasional XXVIII 2025 di Kota Kendari menyebut bahwa merawat lingkungan adalah bentuk zikir sosial.
Nasaruddin menyampaikan belasungkawa mendalam atas peristiwa tragis yang merenggut puluhan nyawa santri tersebut.
Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar berharap agar Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Internasional melahirkan kembali ilmuwan muslim yang solutif jaga perdamaian dan lingkungan.
Pesantren memiliki peran strategis sebagai pusat peradaban Islam Nusantara yang kini menjadikan Indonesia sebagai salah satu kiblat peradaban Islam dunia.
Menag Nasaruddin Umar memberikan apresiasi kepada Content Creator Gen Z Masjid Travelers 2025 yang akan hadir menuturkan kembali kisah masjid dengan bahasa zaman mereka sendiri.
Refleksi deklarasi Istiqlal resmi dibukukan dan diluncurkan. Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa cinta adalah jalan semua agama.
Menag RI Prof Nasaruddin Umar meluruskan pernyataannya soal profesi guru. Begini katanya.
Kemenag menyampaikan, peningkatan jumlah guru yang mengikuti PPG dari tahun ke tahun menunjukkan tren positif. Pada 2026 mendatang, anggaran yang telah disiapkan mencapai Rp10,1 triliun.
Kemenag melaporkan bahwa sepanjang 2025 sudah ada ratusan ribu guru yang mengikuti sertifikasi. Anggaran untuk kegiatan tersebut juga telah mencapai Rp10,1 triliun.
Ramai demo di mana-mana, Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar mengajak tokoh agama tenangkan umat agar tidak terprovokasi.
Sebanyak 72 juta santri di Indonesia diimbau oleh Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar untuk Berzakat Lewat Green Zakat Framework.
Menag mengajak para siswa bersyukur dengan program MBG yang didapat hari ini. Sebab di banyak negara saat ini sedang kesulitan ekonomi, dan bahkan dilanda perang.
Delegasi Parlemen Eropa di Masjid Istiqlal menyampaikan kekaguman atas cara Indonesia merawat kerukunan dan keberagaman masyarakat.
Sebuah gedung 40 lantai bakal dibangun oleh pemerintah untuk Pusat Pengelolaan Dana Umat di Bundaran HI, Jakarta.
Prof Ishom mengatakan, peran ganda penting agar dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dapat berkontribusi secara luas, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.