Search

Jelang Lebaran 2026, Kemenag Siapkan 6.859 Masjid Jadi Posko Istirahat Pemudik

JAKARTA, (ERAKINI) – Menyambut arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) kembali mengoptimalkan fungsi masjid sebagai tempat singgah bagi para pemudik atau musafir. Tahun ini, sebanyak 6.859 masjid di seluruh Indonesia disiapkan untuk memberikan layanan istirahat sekaligus dukungan konsumsi ringan bagi masyarakat yang menempuh perjalanan jauh.

Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar menyampaikan, program Masjid Ramah Pemudik akan dijalankan lebih terstruktur dibandingkan tahun sebelumnya. “Seperti tahun lalu, tahun ini Kemenag akan maksimalkan untuk menggunakan masjid sebagai tempat beristrahat para pemudik. Selain tempat beristrahat, sekaligus memberikan makanan kepada para musyafir,” kata Menag pada Rapat koordinasi Masjid Ramah Pemudik, di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Menurutnya, tradisi mudik Lebaran harus berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar. Pemerintah, termasuk Kemenag, memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam memastikan kelancaran tersebut. Selain sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, program ini juga diharapkan menjadi ladang amal bagi pengelola masjid.

“Dari data saat ini, sudah ada 6.859 masjid dari ujung Aceh sampai Papua, bisa digunakan sebagai tempat beristrahat para pemudik. Diharapkan setiap masjid membuat spanduk atau plakat/petunjuk adanya Masjid ramah pemudik. Ini menjadi lahan amal yang sangat bagus. Ini juga berlaku tidak hanya saat mudik, tapi juga pada arus balik,” kata Menag.

Sementara itu, Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad menyampaikan bahwa dari data Kemenhub, tahun ini lebih dari 150juta pemudik. Akan hal in, Kemenag diharapkan dapat mengambil bagian dengan manjadikan masjid sebagai tempat beristrahat para pemudik.

“Semoga program ini dapat memberikan manfaat bagi pemudik, dalam beribadah dan beristrahat sejenak dalam perjalanan mudik, hingga selamat sampai tujuan,” kata Abu Rokhmad.

Pihaknya juga berharap agar Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang dekat dengan jalan raya, bisa digunakan dan berkontribusi bagi para pemudik. Utamanya, bagi UIN yang ada fakultas kedokteran, dengan memberikan arahan bagi mahasiswa kedokteran untuk dapat menempatkan diri pada masjid ramah pemudik.

“Kami berharap, kepada masjid seluruh Indonesia untuk membuatkan Spanduk masjid ramah pemudik. Semoga mudik dan lebaran tahun ini berjalan aman dan lancar,” katanya.