JAKARTA, (ERAKINI) – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meminta dukungan penguatan layanan kesehatan di berbagai simpul transportasi selama periode Lebaran 2026. Permintaan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi bersama Menteri Kesehatan (Menked) Budi Gunadi Sadikin di Jakarta.
"Untuk menjaga kelancaran pelayanan, kami mengharap dukungan Kementerian Kesehatan untuk menambah fasilitas kesehatan terutama di simpul terpadat pergerakan angkutan umum per moda," kata Menhub Dudy dikutip dari laman resmi Kemenhub, Kamis (5/3/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Menhub menekankan pentingnya kesiapan fasilitas medis di lokasi-lokasi yang menjadi pusat mobilitas penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2026. Menurutnya, dukungan dari Kementerian Kesehatan sangat dibutuhkan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal di tengah lonjakan jumlah pemudik.
Menurutnya, dukungan kesehatan yang perlu diberikan antara lain tes kesehatan bagi pengemudi, termasuk pemeriksaan tekanan darah dan tes urine untuk menjamin bebas dari pengaruh zat berbahaya serta penyediaan posko medis di terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, rest area tol dan jalan arteri.
"Posko ini berfungsi sebagai tempat istirahat sekaligus pemeriksaan kesehatan darurat bagi pemudik dan pengemudi yang mengalami gangguan kesehatan di perjalanan," katanya.
Selain itu, Menhub juga mendukung penyiagaan tim gawat darurat dan ambulan motor untuk memberikan respon cepat jika terjadi kecelakaan lalu lintas atau kondisi darurat medis di jalur mudik yang sulit ditembus kendaraan roda empat.
Ia menyebut perlunya memastikan ketersediaan ruang laktasi yang higienis di lokasi-lokasi strategis yang belum memiliki fasilitas permanen. Hal ini bertujuan untuk mendukung kesehatan ibu dan bayi agar tidak mengalami kelelahan berlebih selama masa antrean mudik yang panjang.
Untuk diketahui, berdasarkan Survei Potensi Pergerakan Angkutan Lebaran 2026, prakiraan transportasi terpadat untuk daerah asal pemudik antara lain Stasiun Pasar Senen, Bandara Soekarno Hatta, Terminal Pulo Gebang, Pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Penyeberangan Merak.
Sementara prakiraan transportasi terpadat untuk daerah tujuan diantaranya Stasiun Yogyakarta Tugu, Bandara Soekarno Hatta, Terminal Tirtonadi, Pelabuhan Tanjung Perak, dan Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni.
"Kementerian Perhubungan menegaskan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan langkah antisipatif bersama Kementerian Kesehatan,dengan harapan seluruh pemudik dapat melakukan perjalanan dalam kondisi sehat, aman, dan nyaman, sehingga penyelenggaraan Angkutan Lebaran berjalan lancar, serta memberikan perlindungan optimal bagi masyarakat," katanya.