Search

Dihajar Palace 3-1, Tottenham Kian Terpuruk ke Papan Bawah dan Terancam Degradasi

JAKARTA, (ERAKINI) - Tottenham Hotspur semakin terancam degradasi setelah kalah di kandang 1-3 dari Crystal Palace dalam mactday 29 Liga Inggris, Jumat (6/3/2026) dini hari. Laga ini diwarnai kartu merah Micky van de Ven dan penalti untuk tim tamu.

Crystal Palace langsung tampil lebih agresif sejak awal pertandingan. Namun, pelatih Oliver Glasner harus melakukan pergantian cepat setelah Daniel Munoz dilanggar Souza dan terjatuh dengan posisi yang tidak nyaman pada bahunya. Bek asal Kolombia itu sempat mencoba melanjutkan permainan, tetapi akhirnya digantikan Nathaniel Clyne.

Dilansir onefootball, laga ini ditentukan oleh periode 10 menit yang penuh drama. Palace sempat mengira sudah unggul ketika Ismaila Sarr menerima umpan terobosan dan mencetak gol melalui pantulan bola yang mengenai Pedro Porro. Namun VAR membatalkan gol tersebut karena Sarr dinilai berada dalam posisi offside.

Tak lama kemudian, justru Tottenham yang membuka keunggulan. Archie Gray menunjukkan aksi individu apik dengan melewati dua pemain bertahan sebelum mengirim umpan tarik yang diselesaikan Dominic Solanke dari jarak dekat.

Situasi berubah drastis empat menit kemudian. Tottenham harus bermain dengan 10 orang setelah Micky van de Ven menarik Sarr yang sedang berlari bebas menuju gawang. Pelanggaran itu berbuah kartu merah langsung sekaligus penalti untuk Palace.

Sarr yang maju sebagai eksekutor mengeksekusi penalti dengan tenang. Dengan awalan langkah pendek, ia mengarahkan bola ke sisi kiri gawang saat kiper Guglielmo Vicario melompat ke arah sebaliknya.

Pelatih Tottenham Igor Tudor melakukan perubahan dengan menarik Souza dan Randal Kolo Muani, lalu memasukkan Conor Gallagher dan Yves Bissouma. Namun, harapan Spurs untuk menutup babak pertama dengan skor imbang pupus di masa tambahan waktu.

Satu menit memasuki injury time, Adam Wharton mengirim umpan terobosan yang disambut Jorgen Strand Larsen. Penyerang itu dengan tenang menaklukkan Vicario melalui tembakan di antara kedua kakinya.

Menjelang turun minum, Palace kembali mencetak gol. Wharton mengirim umpan chip yang disambut Sarr. Penyerang timnas Senegal itu lebih cepat mencapai bola dibanding Vicario dan membawa Palace unggul 3-1 sebelum jeda.

Di babak kedua, Tottenham mencoba bangkit. Kevin Danso sempat mendapat peluang dari situasi sepak pojok, tetapi sundulannya masih tepat mengarah ke kiper Dean Henderson.

Kekalahan ini memperpanjang tren buruk Tottenham yang kini sudah 11 pertandingan tanpa kemenangan. Ancaman degradasi semakin nyata bagi Spurs. 

Tottenham saat ini terpuruk di peringkat 16 dengan 29 poin, hanya berjarak 1 angka zona degradasi. Sebaliknya, kemenangan ini membantu Crystal Palace menjauh dari zona degradasi, menempati posisi 13 dengan poin 38.