Search

Cetak Pemimpin Kampus Kelas Dunia, Dubes Al Busyra Basnur Tekankan Public Speaking dan Kepemimpinan di UNISBA Blitar

BLITAR, (ERAKINI) – Kemampuan berbicara di depan publik, kepemimpinan yang visioner, serta penguasaan keprotokolan dinilai menjadi kompetensi wajib bagi pimpinan dan tenaga kependidikan perguruan tinggi. Hal ini penting mengingat peran strategis pendidikan tinggi yang kian besar dalam merespons dan menawarkan solusi atas dinamika nasional, regional, hingga global.

Pandangan tersebut disampaikan oleh Duta Besar Al Busyra Basnur, mantan Duta Besar Republik Indonesia untuk Ethiopia, Djibouti, dan Uni Afrika, mantan Konsul Jenderal RI di Houston, Amerika Serikat, sekaligus pendiri Basnur Academy, dalam kegiatan Penguatan Peran Tenaga Didik dan Penyiapan Amanah Kepemimpinan yang digelar Universitas Islam Balitar (UNISBA) Blitar, Selasa (3/2/2026).

Al Busyra Basnur menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik menjadi fondasi utama kredibilitas institusi pendidikan. Menurutnya, pelayanan yang ideal harus mengedepankan sikap ramah, kecepatan, ketepatan, serta rasa tanggung jawab. Sementara itu, keprotokolan menuntut tingkat ketelitian tinggi, kedisiplinan, dan kepekaan terhadap situasi.

“Cara kita berbicara mencerminkan cara berpikir dan sikap lembaga yang kita wakili. Komunikasi yang santun, percaya diri, dan beretika adalah modal penting untuk membangun kepercayaan publik,” ujar Al Busyra.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan seseorang dan institusi tidak hanya ditentukan oleh kecakapan teknis, tetapi juga kecerdasan emosional dan kemampuan membangun jejaring.

Sementara itu, Rektor UNISBA, Dr Soebiantoro dalam sambutan pembukaan mengatakan bahwa tenaga pendidikan merupakan garda terdepan pelayanan publik sekaligus wajah institusi di mata mahasiswa dan masyarakat.

“Di era keterbukaan dan tuntutan pelayanan yang semakin tinggi, tenaga kependidikan tidak hanya bekerja di balik meja administrasi. Cara melayani mahasiswa, menyambut tamu, berkoordinasi dengan mitra, hingga menyelenggarakan kegiatan resmi, semuanya mencerminkan citra dan profesionalitas Unisba Blitar,” katanya.

Acara ini digelar untuk tujuan meningkatkan kemampuan pelayanan publik, public speaking, leadership dan keprotokolan sebagai bagian dari upaya membangun kampus yang profesional, tertib, dan berwibawa. Acara dihadiri oleh 80 orang yang terdiri dari Tenaga Pendidikan, Rektor, Wakil Rektor, Dekan, dosen dan pejabat Struktural.