Menggali Kesejatian (3): Kimia Keberagamaan
Hamdan Juhannis
Beberapa hari yang lalu saya mengonsumsi etanol, alkohol murni atau orang kimia menyebutnya: alkohol absolut. Etanol yang saya konsumsi bahkan bercampur dengan metanol. Saya mengkonsumsinya tentu bukan dengan meminumnya tetapi melalui sajian ceramah seorang dokter spesialis, Jufri Latief, pada subuh hari, satu hari sebelum memasuki Ramadan.
Menurut Pak Dokter, etanol merupakan alkohol yang dicampur pada minuman keras dan bisa menyebabkan mabuk. Lebih berbahaya lagi, kalau etanol dicampur dengan metanol. Sebenarnya sejak kecil sebelum sekolah saya sudah kenal metanol tapi istilah lainnya, spiritus, orang di kampung mengejanya "spertus".
Jadi konsumsi yang saya maksud yaitu konsumsi rohani bukan jasmani, yaitu pencerahan tentang daya rusak minuman yang mengandung alkohol bagi keberlangsungan kehidupan. Pak dokter menjelaskan bahwa mengkonsumsi alkohol berupa itu memang mengandung ragam rasa, bisa sampai menimbulkan kecanduan, bahkan bila dicampur dengam bisa merusak saraf mata dan menyebabkan kebutaan total.



















