Ilustrasi – Aktivitas jalan kaki. Jalan kaki bisa menjadi salah satu pilihan olah raga ringan yang manfaatnya luar biasa, di antaranya bisa untuk mencegah serangan jantung dan diabetes tipe 2. (Foto: Freepik)
JAKARTA, (ERAKINI) – Aktivitasjalan kaki barangkali menjadi hal yang kadang dianggap remeh untuk menjadi sebuah olah raga ketimbang jenis olahraga lainnya, seperti joging atau bersepeda.
Padahal, selain untuk aktivitas sehari-hari, bisa sekaligus menjadi jenis yang bermanfaat bagi kesehatan. Bahkan bisa untuk mencegah serangan jantung dan diabetes tipe 2.
Untuk mendapatkan manfaatjalan kaki, minimal dilakukan 30 menit setiap hari. Jika tidak memungkinkan dilakukan dalam satu waktu, bisa dibagi waktunya seperti 10 menit di pagi hari, 10 menit di siang hari, dan 10 menit di sore hari.
Manfaat itu tentunya akan diperoleh jika dilakukan secara rutin yang disertai dengan gaya hidup sehat. Berikut sejumlah manfaatjalan kaki untuk kesehatan dilansir dari laman Alodokter!
1. Mencegah Serangan Jantung
Salah satu manfaat yang diperoleh dari aktivitas rutin jalan kaki adalah bisa menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menjaga kestabilan tekanan darah. Hal itu akan memperkecil risiko terjadinya serangan jantung maupun penyakit jantung lainnya. Selain itu, aktivitasjalan kaki ini juga dapat meningkatkan denyut jantung, sirkulasi darah di dalam tubuh, serta memperkuat jantung.
2. Mencegah Diabetes Tipe 2 Jalan kaki juga bisa menurunkan risiko terkena penyakit diabetes tipe 2 jika dilakukan secara rutin. Hal itu karena jalan kaki dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin sehingga tubuh dapat menggunakan glukosa dengan lebih efisien. Selain itu, jalan kaki juga baik dilakukan dengan rutin untuk menjaga gula darah penderita diabetes tetap stabil.
3. Mencegah Osteoporosis
Rutinmelakukan aktivitasjalan kaki bisa mencegah osteoporosis yang disebabkan oleh pengeroposan tulang. Osteoporosis menjadikan tulang menjadi rapuh dan lebih mudah patah. Tentunya, manfaatjalan kaki untuk kesehatan tulang ini juga bisa Anda kombinasikan dengan aktivitas lain, seperti hiking dan joging.
4. Meningkatkan Energi Jalan kaki akan memperlancar aliran oksigen ke seluruh tubuh, sekaligus mengaktifkan hormon kortisol, epinefrin, dan norepinefrin di dalam tubuh. Kedua manfaatjalan kaki tersebut akan membuat tubuh lebih berenergi.Bahkan, jalan kaki dianggap sebagai cara meningkatkan energi yang lebih efektif dibandingkan dengan minum kopi.
5. Memperkuat Daya Tahan Tubuh
Rutinmelakukan aktivitasjalan kaki juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah berbagai penyakit infeksi. Sebuah studi menunjukkan bahwa seseorang yang berjalan kaki selama 30–45 menit setiap harinya akan lebih jarang sakit dibandingkan dengan mereka yang tidak berjalan kaki.
6. Mengurangi Stres
Berjalan kaki secara rutin dapat mengurangi dan mencegah stres. Hal itu karena saat seseorang berjalan kaki atau melakukan aktivitas fisik lainnya, tubuh akan melepaskan hormon endorfin yang dapat memperbaiki suasana hati serta mengurangi rasa cemas dan depresi. Selain itu, jalan kaki juga membuat tidur jadi lebih nyenyak.
7. Menurunkan Berat Badan Aktivitasjalan kaki juga bisa menjadi cara untuk menurunkan berat badan. Dengan hanya berjalan kaki selama 30 menit setiap hari, setidaknya bisa membakar 150 kalori. Semakin cepat langkah kaki berjalan, makin banyak pula kalori yang terbakar. Aktivitasjalan kaki bisa membantu seseorang mengontrol berat badan dan menjadikan tubuh lebih sehat. Olahraga ini bahkan aman dan dapat dilakukan untuk mengecilkan perut setelah melahirkan.
Catatan: Jika memiliki riwayat penyakit jantung, disarankan untuk berkonsultasi dahulu kepada dokter untuk mengetahui durasi jalan kaki yang tepat sesuai dengan kondisi kesehatan.