Cara Orang Tua Berbicara dengan Anak tentang Konflik dan Perang
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) — Perang udara antara Amerika Serikat bersama Israel dengan Iran, kini memicu ketegangan global. Dampaknya, banyak anak-anak mulai mendengar kabar tentang konflik dan perang yang menakutkan itu.
Bagi orang tua, membicarakan konflik atau perang dengan anak bisa terasa sulit. Namun, bicara tentang konflik dan perang harus dilakukan dengan tenang, jujur, dan menekankan rasa aman, sambil membatasi paparan berita yang berlebihan agar anak tetap nyaman dan terlindungi.
Dikutip dari abcNews, Selasa (3/3/2026), berikut beberapa panduan untuk membantu anak memahami situasi tanpa menimbulkan rasa takut berlebihan.
1. Ketahui Apa yang Anak Sudah Tahu
Psikolog anak klinis Dr Deidre Donaldson dari Gateway Healthcare dan Brown University Health, Providence, Rhode Island, menekankan pentingnya berkomunikasi untuk mengetahui apa yang anak dengar dan rasakan.
“Ada banyak cara anak bisa mengetahui hal ini… Bersiaplah dengan rencana tentang apa yang ingin disampaikan, apa yang ingin ketahui, dan tetap sederhana agar mereka tidak kewalahan,” ujar Donaldson.


















