Indonesia Peringkat ke-3 Dunia dalam Ekosistem Halal Global
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Indonesia berhasil menempati peringkat ketiga dunia dalam ekosistem ekonomi halal global versi State of Global Islamic Economy Report (SGIER) 2024/2025. Pencapaian ini menunjukkan kemajuan signifikan Indonesia dalam mengembangkan sektor industri halal di tingkat global.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, capaian tersebut mencerminkan potensi besar industri halal nasional yang semakin diakui dunia. Berdasarkan laporan SGIER, Indonesia mencatat peningkatan skor tertinggi, yakni naik 19,8 poin menjadi 99,9.
“Peringkat itu diraih dengan peningkatan skor tertinggi. Peningkatan ini tentu berkat peran aktif Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Namun, masih banyak ruang untuk ditingkatkan, terutama dalam menekan defisit ekspor-impor produk halal,” ujar Agus seperti dilansir dari laman resmi BPJPH, Selasa (12/11/2025).
Agus menjelaskan, Indonesia memiliki modal besar untuk memperkuat industri halal, mulai dari ketersediaan bahan baku, kapasitas produksi, hingga potensi ekspor. Sertifikasi halal, menurut dia, menjadi faktor strategis dalam meningkatkan nilai tambah produk sekaligus membuka lapangan kerja baru.
“BPJPH memiliki peran langsung dalam memperkuat industri halal dan penyerapan tenaga kerja nasional. Kolaborasi yang kuat diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan Indonesia yang berdaya saing global,” ujarnya.
















