Jeda Kemanusiaan, RS di Utara Gaza Masih Minim Bantuan Bahan Bakar
Akhmad Baihaqi Arsyad
KOTA GAZA, (ERAKINI) – Bahan bakar yang sampai ke rumah-rumah sakit di bagian utara wilayah Jalur Gaza masih minim, meskipun ada jeda kemanusiaan, menurut Otoritas kesehatan setempat.
Direktur rumah sakit di Gaza, Munir al-Bursh, pada Senin (27/11/2023) mengatakan, “Bahan bakar yang sampai di Gaza City dan wilayah utara Gaza jumlahnya sedikit, dan diterima oleh Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) untuk mengoperasikan sumur air di dalam kamp-kamp pengungsi.”
Oleh karena itu, Al-Bursh meminta bahan bakar dan obat-obatan segera dikirimkan ke rumah sakit-rumah sakit di Gaza.
Menurut otoritas kesehatan setempat, yang sampai ke rumah sakit di Gaza dan Gaza utara adalah satu kontainer berisi 100 tempat tidur, yang diserahkan ke Rumah Sakit Indonesia.
Otoritas perbatasan Palestina pada Senin (27/11/2023) pagi mengatakan kepada Anadolu bahwa sekitar 150 truk bantuan memasuki Gaza pada Minggu (26/11/2023). Truk-truk tersebut meliputi tujuh truk berisi bensin, sesuai ketentuan jeda kemanusiaan yang disepakati oleh Israel dan Hamas.
Jeda kemanusiaan selama 4 hari yang dimediasi oleh Qatar, Mesir, dan AS itu mulai berlaku Jumat (24/11/2023) pekan lalu. Selama itu, menghentikan sementara serangannya di Gaza.
















