Peluang Gencatan Senjata di Gaza Menipis, Hamas Tolak Syarat Baru dari Israel
Akhmad Baihaqi Arsyad
KAIRO, (ERAKINI) - Hamas pada hari Minggu (25/8/2024) mengatakan bahwa mereka menolak persyaratan baru Israel yang diajukan dalam perundingan gencatan senjata di Gaza. Penolakan ini menimbulkan keraguan lebih lanjut mengenai kemungkinan terobosan dalam upaya terbaru yang didukung AS untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung 10 bulan.
Pembicaraan yang berlangsung selama berbulan-bulan telah gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri kampanye militer Israel yang menghancurkan di Gaza atau membebaskan sisa sandera yang disandera oleh Hamas dalam serangan kelompok militan tersebut terhadap Israel pada 7 Oktober yang memicu perang.
Melansir Arab News, Senin (26/8/2024), Poin-poin penting dalam pembicaraan yang sedang berlangsung yang dimediasi oleh Amerika Serikat, Mesir dan Qatar yaitu termasuk kehadiran Israel di Koridor Philadelphi, sebuah wilayah sempit sepanjang 14,5 km (sembilan mil) di sepanjang perbatasan selatan Gaza dengan Mesir.
Hamas mengatakan Israel telah menarik kembali komitmennya untuk menarik pasukan dari Koridor dan mengajukan persyaratan baru lainnya, termasuk penyaringan terhadap pengungsi Palestina ketika mereka kembali ke wilayah utara yang lebih padat penduduknya ketika gencatan senjata dimulai.
















