Israel Sebut Hamas Tolak Usulan Gencatan Senjata yang Dirancang AS
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Israel telah menerima tanggapan Hamas terhadap proposal yang dirancang AS untuk kesepakatan pembebasan sandera gencatan senjata. Seorang pejabat Israel yang enggan disebut namanya pada hari Selasa (11/6/2024) menyampaikan bahwa respons Hamas adalah menolak proposal tersebut, menurut laporan berita Kan TV milik negara Israel, sebagaimana dilansir dari Xinhua, Rabu (12/6/2024).
"Malam ini, Israel telah menerima, melalui mediator, respons Hamas. Dalam responsnya, Hamas telah menolak proposal pembebasan sandera yang diajukan oleh Presiden (Amerika Serikat Joe) Biden. "Mereka (Hamas-red) telah mengubah semua parameter utama dan yang paling bermakna," kata pejabat Israel tersebut dikutip dari Reuters.
Dalam pernyataan bersama pada hari sebelumnya, Hamas dan Jihad Islam Palestina mengatakan bahwa mereka telah menyampaikan tanggapan mereka terhadap proposal tersebut kepada mediator Qatar dan Mesir, dan menyatakan “kesediaan untuk berunding secara positif guna mencapai kesepakatan.”
Mereka menekankan prioritas mereka untuk menghentikan perang di Jalur dan memastikan penarikan penuh pasukan dari wilayah tersebut. Respons mereka atas itu menyerukan "penghentian total" terhadap "agresi" di Jalur .
















