Pemerintah Korea Selatan Mulai Pulangkan Korban Pesawat Jeju Air ke Keluarga
Akhmad Baihaqi Arsyad
KOREA SELATAN, (ERAKINI) - Pihak berwenang Korea Selatan mulai menyerahkan jenazah korban kecelakaan pesawat kepada keluarga pada hari Selasa (31/12/2024), ketika penyelidik masih mencari tahu alasan mengapa Boeing 737-800 Jeju Air mendarat dan terbakar.
Melansir AFP, semua orang di dalam pesawat Jeju Air Penerbangan 2216 tewas, kecuali 2 pramugari yang ditarik dari reruntuhan. Saat ini, Korea Selatan sedang menjalani masa berkabung selama 7 hari, dengan bendera berkibar setengah tiang.
Para penyelidik AS, termasuk dari Boeing, tiba di lokasi kecelakaan di barat daya Muan, kata para pejabat, ketika pihak berwenang Korea Selatan mulai memeriksa dua kotak hitam yang diambil dari puing-puing pesawat yang terbakar.
Pesawat itu membawa 181 orang dari Thailand ke Korea Selatan ketika melakukan panggilan mayday dan mendarat di perut sebelum menabrak penghalang dan terbakar.
Penjabat Presiden Choi Sang-mok, yang baru menjabat sejak Jumat, mengatakan kecelakaan itu adalah “titik balik” bagi negaranya, dan menyerukan perombakan total sistem keselamatan udara.


















