Bikin Haru, Ini Isi Surat Wasiat Paus Fransiskus sebelum Wafat
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) – Umat Katolik Sedunia berduka atas wafatnya Paus Fransiskus, yang meninggal dunia pada Senin pagi, 21 April 2025, waktu setempat, di Kota Vatikan, Italia.
Pemimpin spiritual umat Katolik sejagat ini berpulang dalam usia 88 tahun, setelah mengalami penurunan kesehatan yang cukup serius dalam beberapa bulan terakhir dan sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Pria kelahiran Argentina yang memiliki nama asli Jorge Mario Bergoglio itu menghembuskan napas terakhir akibat serangan stroke mendadak. Berdasarkan dokumen resmi kematian yang diumumkan oleh pihak Vatikan pada Senin malam, serangan tersebut menyebabkan koma dan berujung pada kegagalan fungsi jantung yang bersifat irreversibel.
Menurut laporan dari kantor berita AFP, kondisi medis Paus memburuk secara drastis dalam waktu singkat dan tidak dapat tertangani secara medis, hingga akhirnya dinyatakan wafat secara resmi oleh tim dokter Vatikan.
Wasiat Paus Fransiskus
Seiring dengan pengumuman kabar duka tersebut, Vatikan juga merilis dokumen penting berupa surat wasiat pribadi Paus Fransiskus yang ditulis pada Juni 2022. Naskah ini dipublikasikan melalui situs resmi Vatikan pada malam hari, tanggal yang sama dengan wafatnya beliau.
Isi surat tersebut mencerminkan kedalaman spiritual dan visi moral Paus Fransiskus terhadap masa depan Gereja dan dunia. Wasiat ini menjadi penutup sekaligus warisan rohani dari sosok yang selama lebih dari satu dekade dikenal sebagai pembaru dalam tubuh Gereja Katolik—pemimpin yang mengedepankan kesederhanaan, kasih, dan keberpihakan terhadap kaum marginal.


















